Sunday, 22 September 2019

BPN: KPU Tak Punya Rekam C1, Hanya Hasil Pleno Provinsi

BPN: KPU Tak Punya Rekam C1, Hanya Hasil Pleno Provinsi

Kawat berduri di depan Gedung KPU.

Jakarta, Swamedium.com — Anggota Tim Informasi dan Teknologi (IT) Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Laode Kamaludin mengatakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) hanya menggunakan data yang berasal dari rapat pleno tingkat provinsi untuk menyatakan salah satu paslon sebagai pemenangan dalam Pilpres 2019.

Seharusnya, kata Laode, KPU membuat perhitungan dengan dasar yang riil yakni berasal dari data rekam C1.

“Kalau itu (hitungan KPU) asal data dari pleno di Kecamatan dan provinsi. Kan di situ, bukan dari C1 yang asli,” kata Laode di Jalan Kertanegara VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (16/5) lalu.

Oleh karena itu, kata dia, data yang dimiliki KPU pun disebutnya berbeda dengan yang dimiliki BPN. Dia mengklaim selama ini BPN melalukan penghitungan suara dari sumber C1 yang telah dikumpulkan sejak 17 April usai pencoblosan hingga saat ini.

Dia menilai angka C1 yang pertama kali di foto dan dikirim para relawan melalui pesan aplikasi whatsapp atau medium lainnya lebih bisa dipercaya lantaran belum diutak-atik pihak manapun.

Sementara itu, sambungnya, andai data itu telah berpindah tempat maka disebutnya telah terjadi perubahan yang menjurus pada kecurangan pemilu. Ia menuding data itu akan berubah seiring dengan perpindahan kertas-kertas C1 dari tingkat TPS, kelurahan, kecamatan, hingga ke tingkat provinsi.

“Kita berpegang teguh pada data C1, karena C1 itu ditanda tangani, tidak bisa diubah. Beda kalau sudah dari kecamatan. Saksi kita tanda tangan tidak? Kan tidak. Jadi bisa diubah,” kata Laode.

Dia pun mengaku hingga tanggal 14 Mei 2019 telah ada 1.411.332 juta C1 yang terkumpul dan sebanyak 444.976 data C1 telah terverifikasi oleh BPN. Total jumlah C1 ini berasal dari 810.329 TPS di seluruh Indonesia.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)