Friday, 23 August 2019

Lieus Sungkharisma dan Kebangkitan Nasional Kedua

Lieus Sungkharisma dan Kebangkitan Nasional Kedua

Lieus Sungkharisma dalam kondisi diborgol saat tiba di Bareskrim Polri.

Jakarta, Swamedium.com — Alhamdulillah. April tanggal 9 tahun ini, saya menyusul Hariman Siregar dan Lius Sungkarishma ke Solo. Tanggal 10 nya akan ada pidato Prabowo pada acara Kampanye di lapangan Sriwedari. Katanya akan ada lautan massa.

Keterbatasan dana dan mahalnya harga tiket membuat saya bingung malam ketika tiba di Solo. Saya akan tidur di mana? Hotel mahal sudah tidak terjangkau lagi dengan bengkaknya kartu kreditku. Galau, namun saya mendampingi saja Hariman, Lius dan Modrick meninjau lapangan di malam hari.

Sekembali ke hotel mereka, Sahid, di ruang lobby kami masih mengobrol satu jam. Lius bilang ke saya, kamu di kamar saya aja tidur. Kita bisa berdua. Hariman biar sendiri.

Itulah Alhamdulillah maksudku. Bukan saja saya sudah kesulitan uang selama 5 tahun melawan rezim Jokowi, tiba2 masih bisa nginap di hotel nyaman, tapi juga saya bisa bersama Koh Lius, tokoh Tionghoa yang saya kagumi.

Hubungan saya dengan Lius mulai terbangun sejak dia mulai menantang Ahok di Jakarta, sekitar 2015. Lius mulai dengan gerakan “Kamsia Ahok”. Namun, kala itu dia masih memuji Jokowi. Saya dan dia berbeda di 2014. Saya tidak suka Jokowi sedangkan Lius adalah pendukung utama Jokowi, dan tadinya juga Ahok.

Dalam soal Ahok kami mempunyai kesamaan menilai bahwa Ahok sok kuasa semena2, khususnya dalam penggusuran2 rakyat kecil demi kepentingan kaum bisnis properti. Dalam menentang Ahok, Lius sering bersama tokoh Tionghoa lainnya, Jaya Suprana, juga ada Zeng Wie Jan. Sedang saya bersama Bursah Zarnubi (Bursah akhirnya jadi pendukung Jokowi) membangun posko “Lawan Ahok”.

Namun, pada masa itu ketika saya mengatakan pada Lius bahwa Ahok dan Jokowi satu paket alias Jokowi yang selalu me back up Ahok, Lius masih terus membela Jokowi.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)