Saturday, 20 July 2019

“yang penting kita bikin rusuh aja, biar nanti 02 yang disalahkan”

“yang penting kita bikin rusuh aja, biar nanti 02 yang disalahkan”

Foto: Nael/swamedium

Hingga ke Petamburan 3. Gang kecil tempat markas DPP FPI berada disana. Malam pertama gugur satu laskar FPI. Mereka harus menyelamatkan area warga yang diserang aparat. Efek domino. Dari gesekan depan banwaslu menyebar. Pergeseran dari masa penyusup bergeser menjadi aparat vs FPI. padahal awalnya FPI ikut mengawal demonstran 02 dengan damai.

FPI harus menyelamatkan gang Petamburan 3. Kampung mereka. Habib Farhan ikut gugur. ada yang tertembak di kepala anak dari gang Petamburan. Catatan ini saya investigasi langsung ke lapangan, saya alhamdulillah bertemu dengan pemimpin laskar FPI, saya disambut ramah.

Lampu lampu gelap gulita. Petamburan 3 begitu tegang. warga berjaga jaga. Dini hari di tanggal 23 subuh. Petamburan cenderung lebih aman ketika saya melihat anggota TNI. Mereka menjaga warga, bekerja sama dengan FPI. lebih kondusif walau suasana mencekam masih ada.

Saat pulang saya diikuti orang tidak dikenal. saya mampir ke Garasi Hijrah selama satu jam. Setelah kondusif. saya pulang ke bekasi. Ditengah jalan saya mampir istirahat di daerah Cipinang muara. Disebuah kedai kopi. saya pesan minuman. Ada banyak orang ngumpul mau berangkat ke titik kerusuhan di thamrin. saya mendengar mereka berkordinasi. bahasanya sama “yang penting kita bikin rusuh aja, biar nanti 02 yang disalahkan”.

saya tidak bisa ambil kesimpulan mereka ini darimana. tapi jumlah mereka lebih dari 100 orang. saya teringat 3 orang yang tewas di Petamburan. Kata pak Gubernur Anies Baswedan yang meninggal ada 6 orang. Ada yang memancing aparat dengan target mengkambing hitamkan FPI. Dua duanya hanya bertugas.

Aparat bertugas menjaga ketertiban masyarakat, FPI mengawal hak konsititusi 02 tanpa ada niat melanggar hukum. Namun, siapakah yang mengirim orang orang bayaran ini? ini pertanyaan yang terus muncul dihati kecil saya. Ya Allah jaga Indonesia. Jaga Indonesia ya Rabb. (*)

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (1)

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (1)