Monday, 17 June 2019

Mengapa Framing Nomor 1 yang Dipilih?

Mengapa Framing Nomor 1 yang Dipilih?

Ilustrasi (hersubenoarief.com)

Jakarta, Swamedium.com — kalo di dunia fotografi, ada istilah “angle”.. jadi dari satu subjek foto yang sama, melalui sudut pengambilan berbeda akan dihasilkan foto-foto berbeda sesuai dengan apa yang mau diceritakan oleh si fotografer.. begitupun sama persis dengan pemberitaan media..

contoh lainnya, dari satu kejadian yang sama : kerusuhan 22 mei.. efek sampingnya banyak.. korban jiwa dan materi..

kalo memang pihak istana ingin menghadirkan angle : “humanis” dari kejadian tersebut, juga ada banyak pilihan :

1. menemui pemilik warung yang kena jarah, atau

2. menemui keluarga 2 remaja tewas, atau

3. menyatakan dukacita mendalam dan menghampiri keluarga korban tewas tertembak serta berjanji melakukan penyelidikan, atau

4. menemui emak-emak pedagang online yang terpaksa gagal transaksi karena sosmed diblokir sehingga terancam gak bisa kasi THR karyawan

5. memanggil ke istana pedagang sepatu yang nekad jualan di lokasi kerusuhan

dan masih banyak lagi..

saya sendiri agak kurang puas dengan saran dari penasehat istana yang akhirnya memilih pilihan alur cerita humanis no.1

agak kurang greget begitu.. sementara diketahui salah seorang korban remaja tewas ternyata adalah anak satu-satunya dari orang tuanya.. sebuah kehilangan luar biasa besar dibanding warung rokok kena jarah ya..

ya tapi begitulah.. pilihan-pilihan kita akan terus tercatat dalam sejarah sekaligus catatan amal kita..

sekali lagi ah : marilah tetap berpihak pada kebenaran, kejujuran dan keadilan..

saya berdoa semoga hati nurani itu masih ada dan belum mati..

*Penulis: Firman Nugroho (Pegiat Media Sosial dan Fotografi)

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)