Minggu, 28 Februari 2021

Kontan; #KoinTragediKemanusiaan

Kontan; #KoinTragediKemanusiaan

Kontan, #KoinTragediKemanusiaan.

Jakarta, Swamedium.com — Saya akan kultwit soal #KoinTragediKemanusiaan, bentuk kepedulian murni kemanusiaan, inisiatif warga terhadap korban meninggal ketika pencoblosan Pemilu lalu dan 21-22 Mei kemarin.

Banner Iklan Swamedium

#KoinTragediKemanusiaan Tweeps, saya kembali mengetuk pintu hati semua peduli terhadap kematian tak wajar di Pemilu lalu. Hampir 700 tewas, 11 ribuan dirawat. Semua itu membutuhkan verifikasi, investigasi independen. Kepedulian kita thdp nyawa pergi cerminan peradaban.

#KoinTragediKemanusiaan belum tuntas gabungan maayarakat, NGO kemanusiaan di Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu 2019, AMP TKP lakukan observasi, verifikasi, investigasi sdh jatuh lagi korban, konon lbh 10 orang meninggal, ratusan dirawat di kasus 11-22 lalu.

#KoinTragediKemanusiaan sejatinya murni non politik.Jauh sebelum gerakan kali ini, saya ikut mengadvokasi dan aktif #KoinPrita juga verifikasi total pembunuhan David di NTU Singapura. Hg kini saya di IPC juga terus verifikasi kasus orang hilang di Papua 17 orang, skdr Cth.

#KoinTragediKemanusiaan Ralat Tgl utk butir Dua. Seharusnya 21-22, tadi tertulis 11-22. Di AMP TKP Ketua Pengarah Prof Din Syamsuddin, sy Ketua Presidium. Anggota NGO di antaranya MER-C, lembaga kemanusiaan membangun Masjid di Gaza dg Dana Rp 135 miliar murni dr warga

#KoinTragediKemanusiaan Di negara persemakmuran kematian tak wajar ada pengadilan Koroner. Coroner Court krn mrk tak mengenal ISP3 utk kasus hukumnya. Koroner memutuskan tiga hal: mati karena kecelakaan, mati karena bunuh diri dan ketiga ditindaklanjuti ke pengadilan pidana.

#KoinTragediKemanusiaan di kita tak ada Coroner Court, inisiatif publik kian signifikan berbuat, memberi perhatian tinggi agar kasus-kasus kematian tak wajar di kemudian hari tak boleh lagi terjadi. Di Kanada, Seorang Ibu teledor thdp balitanya keluar rmh di saat updara minus.

#KoinTragediKemanusiaan balita itu wafat. Satu negara mulai dari warga biasa hingga Perdana Menteri heboh. Koran dan media lain pada berbunyi. Begitulah bangsa berperadaban memberikan perhatian thdp satu nyawa pergi.

#KoinTragediKemanusiaan sebaliknya kita di Indonesia ada Pancasila, ada butir Kemanusiaan yg Adil dan Beradab tentu tak boleh cayah, menggampangkan nyawa seseorang melayang. Kami mengetuk lubuk hati semua, melalui sekeping, se-unjut, koin: dukung investigasi independen.

#KoinTragediKemanusiaan sbg penutup: saya ajak semuanya membaca Novel Harimau-Harimau Mochtar Loebis. Premisnya bunuhlah terlebih dahulu Harimau di dirimu. Juga kita semua perbanyak berkesenian,siapa tahu hati ini dpt halus dan berbudi. Amiin. Selamat Berpuasa Ramadan. Thx

*Penulis: Iwan Pilliang (Ketua Aliansi Masyarakat Peduli Tragedi Kemanusiaan Pemilu/AMP TKP 2019)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita