Friday, 19 July 2019

Wah! Jaksa KPK Sebut Menag Lukman Terima Suap Rp 70 Juta

Wah! Jaksa KPK Sebut Menag Lukman Terima Suap Rp 70 Juta

Ilustrasi. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, disebut menerima Rp 70 juta dari Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur (Jatim), Haris Hasanuddin. Uang itu diterima Lukman atas bantuannya sehingga Haris bisa menduduki jabatan tersebut.

“Pada 1 Maret 2019, terdakwa Haris bertemu dengan Menteri Agama Lukman,Hakim Saifuddin, di Hotel Mercure, Surabaya,dan dalam pertemuan itu Lukman Hakim menyampaikan akan ‘pasang badan’ untuk tetap mengangkat terdakwa sebagai Kakanwil Kemenag Jatim oleh karana itu terdakwa memberikan uang kepada Lukman Saifuddin, sejumlah Rp 50 juta,” kata jaksa penuntut umum (JPU) KPK, Wawan Yunarwanto,di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Rabu (29/5).

Hal itu disampaikan JPU KPK dalam surat dakwaan Hasanudin. Ia didakwa memberikan suap sejumlah Rp 325 juta kepada Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan non-aktif yang juga anggota DPR 2014-2019, Romahurmizy alias Romi.

Lukman juga menerima uang pada 9 Maret 2019 di Tebu Ireng, Jombang, sejumlah Rp 20 juta melalui Herry Purwanto sebagai bagian komitmen yang sudah disiapkan terdakwa untuk pengurusan jabatan. Uang Rp 70 juta itu diberikan kepada Lukman karena sudah membela Haris untuk tetap dapat lolos dalam seleksi jabatan tinggi di Kemenag.

Padahal, Komisi Aparatur Sipil Negara mengirim surat ke menteri agama selaku Pejabat Pembina Kepegawaian mengenai ketidaksesuaian persyaratan seleksi administrasi, karena dua peserta yang lolos seleksi yaitu Haris dan Anshori ternyata pernah mendapat hukuman disiplin pada 2015 dan 2016. Atas temuan itu, KASN merekomendasikan menteri agama membatalkan kelulusan kedua orang itu.

Pada 6 Januari 2019, Haris kembali mendatangi rumah Romi di Jakarta Timur dan memberikan uang Rp 250 juta agar membantu pengangkatannya sebagai kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Timur. “Selanjutnya Romi menyampaikan kepada Lukman Hakim agar tetap mengangkat terdakwa sebagai Kakanwil Kemenag Jatim dengan segala risiko yang ada. Arahan Romi itu selanjutnya disetujui Lukman Hakim,” kata jaksa.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)