Tuesday, 18 February 2020

Kesedihan Menhan Ryamizard Adalah Kesedihan Kita Semua

Kesedihan Menhan Ryamizard Adalah Kesedihan Kita Semua

Foto: Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu. (ist)

Bukan hanya masalah personal

Bagi yang kenal dekat menantu mantan Wapres Try Sutrisno ini pasti akan terheran-heran. Mengapa dia sampai bicara hal-hal yang sangat personal dalam nada yang melankolis, di depan umum?

Pasti ada hal-hal yang sangat sensitif, menyentuh perasaannya yang terdalam.

Belum lagi ucapannya ini juga menunjukkan adanya perbedaan pandangan dalam kabinet Jokowi dalam menghadapi aksi protes kecurangan Pilpres.

Ryamizard benar. Diantara para purnawiraan TNI yang kini tengah terjerat perkara makar dan rencana pembunuhan, ada seniornya Kivlan Zen, dan yuniornya Soenarko.

Kivlan adalah alumni Akademi Militer (Akmil) lulusan 1971. Kakak tingkat Ryamizard (Akmil 74). Korps mereka juga sama, pasukan baret hijau Komando Cadangan Strategis TNI AD (Kostrad).

Kivlan pernah menjadi Kepala Staf Kostrad ( 1998-2000) saat Pangkostradi dijabat Prabowo Subianto. Sementara Ryamizard pernah menjadi Pangkostrad (2000-2002), dan mengakhiri karir militernya sebagai Kepala Staf TNI AD ( 2000-2005).

Selain berbagai operasi pertempuran di dalam negeri menghadapi aksi separatisme Papua dan Timtim), prestasi Kivlan yang paling moncer adalah perannya menjadi pasukan penyangga perdamaian di Filipina Selatan (1995-1996).

Dia ikut berperan mendamaikan konflik antara pemerintah Filipina dengan kelompok Front Pembebasan Moro (MNLF) pimpinan Nur Misuari.

Nama Kivlan kembali moncer ketika dia berhasil membebaskan 10 orang WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf pada April 2016. Berkat kedekatannya dengan kelompok-kelompok perlawanan Islam di Filipina Selatan, Kivlan berhasil menjadi negosiator yang dipercaya.

Soenarko (Akmil 78) adalah adik kelas Ryamizard. Prajurit yang sering berperang, begitu Ryamizard menyebutnya. Dia tercatat 9 kali terlibat dalam operasi tempur baik di Tim-tim dan Aceh. Tidak banyak prajurit yang punya pengalaman dan pengabdian seperti dia.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.