Selasa, 02 Maret 2021

Pancasila

Pancasila

Jakarta, Swamedium.com —

Banner Iklan Swamedium

Pancasila
Dasar negara Indonesia
Dihafal semua anak bangsa
Saat upacara bendera
Ya karena kita hidup dalam seremoni dunia.

Pancasila
Ketuhanan yang Maha Esa
Tuhan pencipta manusia
Tuhan penjaga alam semesta
Tak ada ruang bagi yang tidak beragama
Komunisme dan turunannya
Untuk hidup di Indonesia.

Katanya Ketuhanan yang Maha Esa
Kok ada yang tega membunuh atas nama agama
Kok ada lisan yang kasar menista agama
Kok ada yang keji membakar saat orang menjalankan ritual agama
Kok ada orang gila membunuh membantai ulama
Kok ada tangan-tangan bergolok menghadang ulama di bandara
Kok ada ulama yang dilarang ceramah agama
Kok ada yang menggunakan orang beragama untuk membom gereja
Yang rusuh siapa
Yang dibantai siapa
Menembak orang di masjid pula
Padahal bulan puasa
Kok bisa.

Pancasila
Kemanusiaan yang adil dan beradab
Manusia yang dihargai nyawa dan darah
Manusia yang di dalamnya ada ruh Allah
Manusia dari tanah Papua hingga Aceh
Wahai pemegang palu adillah
Wahai pemegang kuasa adillah
Wahai pemegang bedil adillah
Jangan karena jelata segera kau tangkap
Karena beda pendapat kau tuduh makar
Mereka yang berjasa pada negara
Kini kau penjara
Sedangkan cukong kau junjung atap
Siapa pun tinggal di Indonesia tunjukkan adab
Jangan karena kuasa kau congkak
Jangan karena harta kau angkuh.

Pancasila
Persatuan Indonesia
Tidak tercerai oleh berbeda
Pulau-pulau bersatu oleh samudera
Satu bahasa
Satu tanah air kita
Satu laut satu angkasa
Tapi karena curang angka
Referendum pun diminta
Tokoh bangsa
Pun mendiamkan kebohongan data
Bersatu dalam tipu-tipu belaka.

Pancasila
Kerakyatan yang dipimpin
Oleh hikmat kebijaksanaan
Dalam permusyawaratan
Dan perwakilan
Merakyatnya pemimpin
Bijaksananya hakim pengadilan
Musyawarahnya anggota parlemen
Wakil rakyat wakil Tuhan
Menyuarakan kebenaran
Melakukan kebaikan
Untuk Indonesia berkemajuan
Tapi pemilu penuh pelanggaran
Musyawarah berganti persekongkolan
Menggerakkan segala kekuatan
Yang membongkar berhadapan dengan kematian
Di tali gantungan
Atau seteguk racun
Atau dilaporkan ditersangkakan.

Pancasila
Keadilan sosial
Bagi seluruh rakyat Indonesia
Harta negara jangan dijual
Kok impor sembako yang unggul
Transportasi yang mahal
Menggilanya tarif jalan tol
Jangan ditanya tentang BPJS berebut bangsal.

Pancasila
Nampaknya hanya untuk jelata
Kok tidak penguasa
Hanya hafalan upacara
Belum merasuk jiwa.

Aku pancasila
Ngaku-ngaku saja
Biar dapat rupiah beratus juta.

Aku pancasila
Bebas seruduk yang tidak disuka
Hanya karena tak seirama kuasa.

Aku pancasila
Bebas mengangkat golok pada Ulama
Memulangkannya sejak di bandara
Melarangnya ceramah pada bumi manusia
Begitu pula dibatalkan tampil pada instansi negara.

Aku pancasila
Presiden bebas gue hina
Lu polisi gak bisa nangkap apalagi memenjara
Karena keuangan yang maha kuasa.

Aku pancasila
Punya e-KTP ganda
Lu pribumi jangan coba-coba
Tak akan bisa
Malah e-KTP gak punya
Pake blangko sementara
Kemana-mana dibawa
Ha..ha..

Pancasila
Semoga menusantara.

Tanahmerdeka, 1 Juni 2018
Revisi 1 Juni 2019

*Penulis: Wahidin Darwis (sastrawan)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita