Tuesday, 15 October 2019

Bertemu Kader Demokrat, Mendagri Era Soeharto Ungkap Kesaksian Peristiwa 1998

Bertemu Kader Demokrat, Mendagri Era Soeharto Ungkap Kesaksian Peristiwa 1998

Mantan Mendagri era Soeharto, Hartono (jaket krem) dan Cipta Panca Laksana (kacamata hitam-kanan)

Jakarta, Swamedium.com — Seorang kader Partai Demokrat, Cipta Panca Laksana mengungkapkan kesaksian Menteri Dalam Negeri era Presiden Soeharto, Hartono seputar peristiwa mundurnya Presiden yang berkuasa 32 tahun itu pada 1998.

Kesaksian yang cukup mencengangkan, mengingat banyak hal yang masih menjadi tanda tanya di masyarakat, sebut pria yang karib disapa Panca itu. Kesaksian Hartono itu disampaikan melalui akun Facebooknya, Senin (3/6).

“Banyak misteri yang kita tak tahu. Bertanya sama saksi sejarah bisa membuka misteri tanpa prasangka. Bersyukur bisa jumpa pak Hartono,” kata Panca.

“Pak Hartono walau usianya sudah 78 tahun masih punya ingatan kuat tentang peristiwa 98,” ujar Panca.

Selengkapnya, kesaksian itu seperti diuraikan di bawah ini:

Kemarin di sela2 menunggu acara pemakaman Ibu Ani di Kalibata, sempat ngobrol2 cukup lama dengan dua Mendagri di era berbeda. Pak Jenderal Hartono Mendagri terakhir rezim Soeharto dan Pak Gamawan Fauzi Mendagri rezim SBY.

Pak Hartono walau usianya sudah 78 tahun masih punya ingatan kuat tentang peristiwa 98. “Saya yang mendampingi Pak Harto dari Cendana menuju istana saat itu. Panglima TNI dan KASAD nga ada,” kenangnya.

Sempat juga kami konfirmasi gosip tentang dia pacaran dengan Mbak Tutut yang santer saat itu. “Bohong itu. Masa saya pacaran sama Tutut tapi saya masih baik sama istri? Mbak Tutut itu baik kok sama istri saya. Sering beri hadiah ke istri saya,” cerita Pak Hartono sambil menunjuk istrinya yang mendampingi.

“Malah Mamiek yang saat itu pacaran sama Wiranto,” katanya mengagetkan kami. Jenderal Hartono alumni Akmil 62 ini juga bercerita peran Wiranto di tahun 98. Banyak misteri yang kita tak tahu. Bertanya sama saksi sejarah bisa membuka misteri tanpa prasangka. Bersyukur bisa jumpa pak Hartono.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.