Jumat, 05 Maret 2021

Tiket Pesawat Mahal Karena Banyak Pajak dari Pemerintah

Tiket Pesawat Mahal Karena Banyak Pajak dari Pemerintah

CEO Asia Aero Technology, yang juga Pengurus HIPMI, Bagas Adhadirgha

Jakarta, Swamedium.com — Selama beberapa bulan belakangan harga tiket pesawat untuk tujuan domestik terus naik bahkan lebih mahal dari penerbangan asing. CEO Asia Aero Technology, Bagas Adhadirgha mengatakan hal yang menyebabkan tiket pesawat naik karena pemerintah mengenakan Pajak Pertambahan Nilai (PPn) sebesar 10% pada banyak komponen proses yang dilakukan dalam produksi jasa penerbangan.

Banner Iklan Swamedium

“Ada beberapa hal yang menyebabkan harga tiket pesawat tujuan domestik kita mahal, karena dikenakan ppn 10% Mulai dari penjualan tiket penerbangan, pembelian bahan bakar pesawat udara, pembelian suku cadang, landing fee, biaya navigasi, biaya garbarata, dan biaya ground handling,” ucap Bagas Adhadirga di Jakarta (2/6).

Ketua Bidang Internasional Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPP HIPMI) itu juga menjelaskan tiket penerbangan asing lebih murah karena adanya asas resiprokalitas dengan negara mitra.

“Solusinya jika harga tiket pesawat kita ingin murah, Ppn dan bea masuk utk spareparts dan bahan bakar agar dibebaskan, diberikan jalur khusus agar cepat proses saat memasukkan item barang-barang suku cadang dan komponen lainnya,” kata pengusaha pengelola bandara swasta itu.

Ia juga mengatakan jika harga pesawat domestik murah akan berdampak pada pariwisata domestik kita yang akan meningkat dan juga meningkatkan Para UMKM daerah.

“Ini harus kita hadirkan solusi ke depannya, agar bisa menggerakkan ekonomi dan pariwisata juga bisa berkembang,” tutup Bagas.

Sumber: RMOL

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita