Friday, 23 August 2019

Baju Baru

Baju Baru

Foto: Jamaah Sholat Idul Fitri. (ilustrasi/lucky/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Cucu Rasulullah SAW, Hasan dan Husein, nggak punya baju baru untuk lebaran. Padahal, hari raya sebentar lagi. Riwayat memilukan ini dinarasikan Ibnu Syahr Asyub dari Al-Ridha dan dinukil Hakim al-Naisaburi dalam kitabnya Al-Amali.

Keduanya bertanya kepada ibunya, “Wahai Ibu, anak-anak di Madinah dihiasi pakaian lebaran kecuali kami. Mengapa Ibu tidak menghiasi kami?” Sayyidah Fatimah menjawab, “Baju kalian masih di tukang jahit.”

Malam hari raya tiba. Sementara pakaian baru belum juga terlihat sehingga dua pemimpin pemuda surga itu, bertanya lagi kepada ibunya. Sayyidah Fatimah menangis. Memang tak punya uang beli baju buat kedua buah hatinya.

Tiba-tiba ada yang mengetuk pintu rumahnya. Sayyidah Fatimah menghampiri seraya bertanya, “Siapa?” “Wahai putri Rasulullah, saya tukang jahit. Saya bawa hadiah pakaian untuk kedua putramu.” Pintu dibuka dan seseoran bawa bingkisan lalu diberikan kepada Sayyidah Fatimah. Putri Nabi pun benggong.

Saat buka bingkisan itu, ada dua gamis, dua celana, dua mantel, dua sorban, dan dua pasang sepatu hitam. Semuanya nampak indah. Sayyidah Fatimah memanggil kedua putra kesayangannya dan memakaikan mereka busana indah hadiah tersebut.

Tak lama Kemudian Rasulullah datang dan melihat kedua cucunya sudah rapi mengenakan pakaian baru yang indah. Dengan senang Rasulullah menggendong keduanya dan menciumi mereka dengan penuh cinta dan kasih sayang.

Lalu Rasulullah bertanya kepada Sayyidah Fatimah, “Apakah engkau melihat sang tukang jahit tersebut?” Sayyidah Fatimah menjawab, “Iya, aku melihatnya.”

Rasulullah menjelaskan, “Duhai putriku, dia bukanlah tukang jahit, melainkan Malaikat Ridwan sang penjaga surga.”

Semoga kita tidak terlalu bersedih hanya lantaran tak memiliki baju baru di hari lebaran. Sebab hari raya yang sesungguhnya, bukanlah pakaian yang serba baru, melainkan kembalinya pada fitrah atau kesucian diri hakiki. (*)

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)