Minggu, 09 Agustus 2020

Datangkan Guru dan Dokter Asing, Pemerintah RI Tak Siap Globalisasi

Datangkan Guru dan Dokter Asing, Pemerintah RI Tak Siap Globalisasi

Ilustrasi. (ist)

Bukankah kebijakan yang ‘mendukung globalisasi’ ini bisa ditunda ‘sejenak’?

Saya tidak anti pendatang asing, toh..saya pun pendatang asing di negeri orang.

Namun, saya melihat, jika sebuah NEGARA MENGUTAMAKAN TERLEBIH DAHULU WARGA NEGARANYA, bahkan WARGA NEGARANYA MENDAPATKAN HAK LEBIH BANYAK daripada WARGA NEGARA ASING, ya.. WAJAR SAJA. Saya ‘CUKUP TAHU DIRI’ biarpun saya punya kewajiban sama dengan warga negara lokal, yakni sama-sama bayar pajak yang tinggi.

Sangat Wajar jika Tuan Rumah punya Aturan Berkunjung Buat Tamu Yang Harus Dipatuhi oleh Tamu. Terbuka Karena Ingin Terlihat Negara Yang Ramah Tamah Di Era Terbuka Tanpa Batas Pagar, Bukan Berarti Membiarkan Tamu Seenaknya Di Rumah Kita.

Tahu diri sebagai tamu di negeri orang yang mengikuti aturan tuan rumah yang punya rumah. Take it or Leave it. (*)

*Penulis: Tutut Handayani (WNI yang berdomisili di Swedia)

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.