Friday, 23 August 2019

Soal Jabatan di BUMN, Maruf dan TKN Tidak Satu Kata

Soal Jabatan di BUMN, Maruf dan TKN Tidak Satu Kata

Maruf Amin.

Jakarta, Swamedium.com — Calon Wakil Presiden nomor urut 01, Maruf Amin dan Tim Kampanye Nasional Jokowi-Maruf tidak satu kata terkait jabatan di Bank BUMN. Jabatan itu menjadi salah satu yang dipersoalkan tim hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) dalam gugatan sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Yang menjadi soal yakni jabatan Maruf di dua perbankan BUMN, Bank Syariah Mandiri dan BNI Syariah. Merespon hal itu, Maruf mengamini bahwa memiliki jabatan di dua perbankan. Namun ia menegaskan bahwa statusnya bukan karyawan.

“Iya, (saya masih menjadi) DPS. Dewan Pengawas Syariah kan bukan karyawan. Dan itu bukan BUMN juga, itu anak perusahaan,” kilah Maruf di kantor MUI, Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Kendati demikian, ia enggan untuk menjelaskan secara gamblang. Maruf lebih memilih untuk menyerahkan persoalan ini kepada Tim Kampanye Nasional (TKN) untuk menjelaskan.

Di sisi lain, Jurubicara TKN, Arya Sinulingga turut buka suara terkait persoalan dua jabatan Maruf di perbankan syariah. Arya menegaskan, sudah mengundurkan diri saat hendak mencalonkan diri sebagai Cawapres Joko Widodo.

“Pertama, kelihatan teman-teman 02 tak paham aturan, ketika beliau mendaftar itu sudah mengundurkan diri terhadap semuanya, apapun yang menyangkut urusan publik,” kata Arya saat dihubungi wartawan.

Senin (10/6) lalu, tim hukum BPN Prabowo-Sandi menyambangi Mahkamah Konstitusi (MK) untuk merevisi materi gugatan terkait sengketa Pilpres 2019. Salah satu materi gugatan adalah menyoal jabatan Ma’ruf Amin sebagai komisiaris bank BNI dan Mandiri Syariah.

“Menurut info yang kami miliki, cawapres 01 namanya masih ada dalam struktur BNI Syariah dan Mandiri Syariah, itu berarti melanggar pasal ke 227 huruf P (UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu), karena seseorang yang menjadi capres atau cawapres harus berhenti sebagai karyawan atau pejabat dari BUMN,” kata ketua tim hukum BPN Prabowo Sandi, Bambang Widjojanto arau BW di gedung MK, Jakarta Pusat.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)