Tuesday, 15 October 2019

Tim Hukum Prabowo – Sandi Kembali Membuat Kejutan

Tim Hukum Prabowo – Sandi Kembali Membuat Kejutan

Foto: Ketua Tim Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) saat sidang MK / Youtube MK

Jakarta, Swamedium.com — Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno kembali membuat kejutan kedua terkait sengketa pilpres di MK.

Setelah sebelumnya kubu 01 dibuat kalang kabut dengan temuan posisi Ma’ruf Amin di BSM dan BNI Syariah, kali ini terkait kejanggalan Laporan Keuangan Paslon 01.

Tim Hukum Prabowo-Sandi yang diketuai mantan Pimpinan KPK, Bambang Widjojanto (BW) membeberkan laporan penerimaan sumbangan dana kampanye paslon 01 per 25 April. Di dalamnya tertulis, sumbangan yang diserahkan Jokowi sebesar Rp19,5 miliar dan Rp25 juta dari Ma’ruf Amin.

Setelah dirinci, BW menemukan keanehan. Mengacu pada Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) yang diumumkan KPU pada 12 April lalu, Jokowi hanya mengantongi harta kekayaan sejumlah Rp6,1 miliar.

Berdasarkan dua data tersebut, BW mengatakan, ada kejanggalan dari laporan dana sumbangan. Pasalnya, tak mungkin harta kekayaan Jokowi bisa melambung hingga mencapai selisih angka Rp13,3 miliar selama kurang lebih dua pekan.

“Ada pertanyaan, apakah dalam waktu 13 hari saja harta kekayaan Jokowi berupa kas dan setara kas bertambah hingga Rp13,3 miliar?” ujar Bambang dalam keterangan resminya, Rabu (12/6).

Bambang juga menyoroti adanya kejanggalan dalam laporan sumbangan dana kampanye dari beberapa pihak. Dalam laporan tersebut, ditemukan sumbangan yang berasa dari tiga sumber.

Tiga sumber ini tertulis sebagai kelompok Wanita Tangguh Pertiwi sebesar Rp5 miliar, Arisan Wanita Sri Jateng Rp15,7 miliar, dan Pengusaha Muda Semarang Rp13,1 miliar.

Tak hanya itu, Bambang juga mengambil celah dari temuan Indonesian Corruption Watch (ICW) yang dirilis beberapa waktu lalu. Dalam temuan tersebut, terdapat sumbangan untuk kampanye paslon 01 yang berasal dari dua kumpulan bernama Golfer TRG dan Golfer TGIB. Kedua kelompok masing-masing menyumbang Rp18,1 miliar dan Rp19,7 miliar.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.