Wednesday, 17 July 2019

Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding

Tulisan Kaligrafi di Pintu Masuk Ruang Sidang MK Ini Bikin Merinding

Jakarta, Swamedium.com — Jika anda akan memasuki ruang sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK), anda akan melihat sebuah tulisan kaligrafi sepanjang 10 meter terbentang di dinding di atas pintu. Dari keterangan di bawahnya, diketahui bahwa tulisan kaligrafi itu dikutip dari Alquran surah An-Nisa: 135.

Warna kaligrafi bergaya tulisan khat tsuluts itu abu-abu gelap, berpadu dengan dinding marmer abu-abu muda di ruang lega yang berbentuk bundar dengan pilar-pilar besar.

Lantas apa sesungguhnya makna dari tulisan kaligrafi tersebut? Dalam ayat itu, Allah SWT mengingatkan kepada orang-orang beriman untuk menegakkan keadilan yang sejati yang tanpa pandang bulu dan bersaksi dengan sejujurnya.

“Hai orang-orang yang beriman, jadilah kamu orang yang benar-benar penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah walau terhadap dirimu sendiri atau ibu, bapak, dan kaum kerabatmu. Jika ia kaya ataupun miskin, maka Allah lebih tahu kemaslahatannya. Maka janganlah kamu mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kamu memutarbalikkan (kata-kata) atau enggan menjadi saksi, maka sesungguhnya Allah adalah Maha Mengetahui segala apa yang kamu kerjakan,” demikian kurang lebih terjemahan ayat tersebut.

Juru Bicara MK Fajar Laksono menjelaskan tulisan kaligrafi itu baru dipajang pada awal bulan Ramadan atau sebelum sidang sengketa Pilpres 2019 dimulai.

“Iya baru Ramadan kemarin [dipasang],” ucap Fajar saat dimintai konfirmasi wartawan, Jumat (14/6) seperti dilansir CNN Indonesia.

Fajar mengaku, MK sengaja memasang kaligrafi tersebut untuk menunjukkan identitas MK sebagai lembaga peradilan. “Dilihat dari pilihan ayatnya yang terkait dengan keadilan, ya sesuailah dengan keberadaan MK sebagai lembaga peradilan,” tuturnya.

Saat ini, MK sedang mengadili permohonan yang diajukan oleh pasangan Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Dan, Jumat (14/6) kemarin merupakan hari perdana sidang sengketa tersebut.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (3)

3 Comments

  1. Anonymous

    Hai bapak bapak ketua 9 Hakim yg kami Hormati..
    Apabila kalian bersikap menutup kecurangan dan membela orang yang tidak benar jelas kalian akan tau akibatnya sendiri.
    Hukum Allah akan berjalan tanpa kalian tau kapan akan di fonisnya.
    Sadarlah kalian harus berdirilah di pihak yang baik dan Jangan kalian menjadi manusia yg sombong karena jabatan menjadi Ketua Hakim di MK atau menjadi Hakim di MK atau menjadi Hakim dimanapun kalian berada.
    INGAT di atas kalian msh ada lagi yang LEBIH BERKUASA yang TIDAK ADA TANDINGANNYA.
    Tobat n Slamatkan keputusan yang Benar,Jujur n Adil. Keputusan yg terbaik ada d tangan kalian. Keputusan untuk Negara Indonesia dan untuk Bangsa..Rakyat Indonesia dgn siapa pemimpin yg lebih BerHAK yang akan Memimpin Negara Indonesia Tercinta ini.
    INGATLAH ada ayat dr Al Qur’an di dinding gedung MK yang mana menjadi Pedoman utk kalian bekerja. Hayati artinya dengan qolbu yang suci,buka pikiran yg jernih n rasakan keteduhan maknanya..in shaa Allah bisa membawa kalian bekerja dengan jiwa yang bersih. Bekerjalah karena Allah SWT bkn karena siapa yg mengangkat kalian.
    Allah SWT sll bersama orang orang yg Beriman n Bertaqwa..Aamiin Yaa Rabbal’alamin

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (3)