Sunday, 20 October 2019

Yusril Cs Dinilai Ketakutan Hadapi Perbaikan Gugatan 02

Yusril Cs Dinilai Ketakutan Hadapi Perbaikan Gugatan 02

Jakarta, Swamedium.com — Majelis hakim Mahkamah Konstitusi (MK) tidak mempersalahkan perbaikan materi gugatan sengketa hasil Pilpres 2019 yang telah diserahkan Tim Hukum Prabowo-Sandi pada Senin (10/6) lalu. Keputusan Anwar Usman Cs itu ternyata menuai kritik Tim Hukum Jokowi-Maruf.

Yusril Ihza Mahendra selaku ketua Tim Hukum 01, menilai majelis hakim mengesampingkan Peraturan Mahkamah Konstitusi (PMK). Sebaliknya, kubu Prabowo-Sandi menganggap rivalnya gentar menghadapi mereka.

“Mereka (kubu 01) dari awal tetap terkesan ketakutan terhadap perbaikan berkas kami,” kata Jurubicara BPN Prabowo-Sandi, Andre Rosiade, dikutip Kantor Berita RMOL, Sabtu (15/6).

“Kalau Anda tidak curang tidak usah takut,” imbuhnya.

Andre yang juga politisi muda Gerindra itu berpendapat, pernyataan Yusril memberi kesan bahwa keputusan Majelis Hakim MK yang dipimpin Anwar Usman di luar skenario yang selama ini dibangun oleh pihak Terkait (Paslon 01) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku termohon.

“Narasi yang dibangun selama ini oleh pihak mereka kan agar perbaikan kita ditolak, agar kita bicara kuantitatif bukan kualitatif. Terlihat ada rasa ketakutan dan gentar dari pihak sana soal perbaikan berkas kami. Dan Alhamdulillah, berkas kami diterima,” ujar Andre.

Namun demikian, dikatakan Andre, pihaknya tetap menghargai sikap Yusril cs.

“Itu haknya Pak Yusril, mungkin mereka kecewa kan sudah bermimpi bahwa berkas kami ditolak,” pungkas Andre.

Related posts

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.