Tuesday, 15 October 2019

MK Netral?

MK Netral?

Foto: Tony Rosyid. (dok. pribadi)

Jakarta, Swamedium.com — MK netral? Itu baru sebuah harapan. Sebuah ekspektasi. Realnya? Rakyat perlu uji. Tentu tak sekedar pidato ketuanya yang mengaku takut Tuhan. Tidak cukup juga dengan sebuah kalimat bahwa sidang ini diawasi oleh Tuhan. Tak menjamin!

Bukankah MK telah terima gugatan dari tim hukum Prabowo-Sandi? Gak cukup juga! Kata Mahfudz MD, diterima bukan berarti dikabulkan. Dalam hukum acara, itu beda istilah. Diterima itu artinya bisa ditindaklanjuti dalam pemeriksaan. Jangan senang dulu. Senang kok gak boleh toh? Terserah!

Baru lihat video sidang perdana di MK, tampak para pendukung Prabowo-Sandi sudah eforia. Berbagai video, foto dan meme membanjiri medsos. Seolah mulai ada celah untuk menang. Benarkah?

Ingat, politik tidak sesederhana meme. Tidak sesimpel memviralkan sebuah foto dan menyebar video. Mari bersikap rasional, melihat semua aspek untuk menilai sesuatu. Boleh saja optimis, tapi mesti realistis

Pertama, para pendukung Prabowo-Sandi meyakini ada kecurangan terstruktur, sistematis dan masif. TSM, itu istilah yang mereka populerkan. Kira-kira pertanyaannya begini: mungkinkah para hakim MK akan diajak serta untuk menjadi bagian di dalam TSM itu? Ini yang harus dijawab sebelum buat meme dan sebarin video terkait sidang di MK.

Pertanyaan yang sama pernah muncul sebelum, saat dan pasca pilpres: apakah aparatur negara mulai dari menteri, gubernur, bupati hingga lurah dan RT itu netral? Begitu juga dengan KPU dan Bawaslu. Apakah mereka netral? Bagi pendukung Jokowi-Ma’ruf akan jawab mereka netral. Kendati banyak video beredar tentang dukungan sejumlah menteri dan kepala daerah hingga lurah kepada petahana. Situng yang sarat masalah. Video-video inilah yang membuat para pendukung Prabowo-Sandi tidak percaya mereka netral. Lalu, bagaimana dengan MK? Apakah menurut para pendukung Prabowo-Sandi MK beda dengan mereka dan memungkinkan untuk netral?

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.