Wednesday, 17 July 2019

Wow! Dipimpin Anies, Peringkat Jakarta sebagai Kota Termacet Turun Drastis!

Wow! Dipimpin Anies, Peringkat Jakarta sebagai Kota Termacet Turun Drastis!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan sambutan pada peresmian MRT Jakarta, Ahad (24/3).

Jakarta, Swamedium.com — Tingkat kemacetan Jakarta turun sebesar 8% di tahun 2018. Berdasarkan data dari situs TomTom, Indonesia menduduki peringkat ketujuh kota termacet di dunia. Tingkat kemacetannya sebesar 53% atau turun 7% dari 2017.

Penurunan ini tercatat paling besar dibanding kota-kota lainnya di dunia. Peringkat ketujuh ini turun dari posisi keempat tahun lalu.

Hari paling macet di Jakarta pada tahun 2018 tercatat di tanggal 15 Februari sementara hari paling tidak macet di tanggal 18 Juni. Kemacetan pagi hari di hari kerja sebesar 63% sementara kemacetan di malam hari 88%.

Berikut 10 besar kota termacet di dunia versi TomTom Traffic Index:

1. Mumbai (India): 65%
2. Bogota (Kolombia): 63%
3. Lima (Peru): 58%
4. New Delhi (India): 58%
5. Moscow region (Rusia): 56%
6. Istanbul (Turki): 53%
7. Jakarta (Indonesia): 53%
8. Bangkok (Thailand): 53%
9. Mexico City (Meksiko): 52%
10. Recife (Brasil): 49%

TomTom menjelaskan bahwa persentase tingkat kemacetan menunjukkan tambahan waktu perjalanan bagi pengendara sepanjang tahun. Awalnya, TomTom menetapkan batas waktu perjalanan dalam kondisi tidak macet di setiap ruas jalan. TomTom kemudian menganalisis waktu perjalanan sepanjang tahun dan membandingkannya dengan kondisi tidak macet.

Sebagai contoh, tingkat kemacetan 53% berarti tambahan waktu perjalanan di kota tersebut adalah 53% dari rata-rata waktu perjalanan saat tidak macet. Data ini diperoleh TomTom dari data GPS. Menurut Dishub DKI, ada 8 kebijakan yang berujung pada prestasi tersebut. Apa saja?

Prestasi Anies

Plt Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Sigit Wijatmoko, menyebut penurunan tersebut adalah hasil kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Anies telah mengeluarkan kebijakan pembangunan infrastruktur dan regulasi angkutan umum dan kendaraan pribadi.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)