Kamis, 24 September 2020

Gol Bunuh Diri Saksi TKN 01

Gol Bunuh Diri Saksi TKN 01

Anas Nashikin saat dihadirkan sebagai saksi oleh tim Hukum Jokowi-Ma'ruf dalam sidang lanjutan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Gedung MK, Jakarta, Jumat (21/6)

Jakarta, Swamedium.com — Hari ini bisa dibilang Jum’at Mubarak bagi tim kuasa hukum BPN 02, bak mendapat durian runtuh saja. Pasalnya saksi yang dihadirkan TKN 01 seperti melakukan “gol bunuh diri” saja, kesaksiannya bukannya membantah/melemahkan kesaksian Hairul Anas Suaidi yang pada Rabu dini hari lalu bersaksi sebagai mantan caleg PBB yang sempat ikut pelatihan ToT yang diadakan oleh TKN 01.

Nama saksi dari TKN 01 ini kebetulan sama “Anas”nya dengan saksi dari BPN 02. Tapi Anas yang ini adalah Anas Nasikhin, kader PKB, Manajemen Pengorganisasian Saksi. Supaya tidak bingung, Anas yang ini kita sebut saja “Anas01” sedangkan Hairul Anas Suaidi yang alumni ITB itu kita sebut “Anas02”.
 
Awalnya saksi sempat mengatakan dirinya tidak tahu Anas02 ikut pelatihan yang dimaksud atau tidak, sebab tidak ada nama Hairul Anas. Ternyata, pada daftar hadir paling bawah ada nama “Anas” dan setelah di-crosscheck ternyata benar itu Hairul Anas Suaidi alias Anas02. Kemudian saksi memkonfirmasi bahwa Moeldoko, Ganjar Pranowo, dan Hasto Kristiyanto – nama-nama yang di sebut Anas02 sebagai pemateri di pelatihan itu – memang benar hadir, artinya Anas02 TIDAK BOHONG!
 
Saksi mengatakan bahwa materi ToT diberikan berupa link. Nah, ini malah makin memperjelas KEBENARAN yang disampaikan Anas02, benar bahwa dia punya file nya di laptop miliknya. Jaman sekarang sudah biasa materi pelatihan seperti itu, contohnya : pada 24 – 25 April lalu saya mengikuti pelatihan/seminar di sebuah, hotel di Jogja, materi pelatihan diberikan berupa link lalu para peserta tinggal men-download materi dari semua pembicara dalam 2 hari. Link valid hanya sampai 26 April, alias sehari setelah pelatihan usai. Wajar, karena itu pelatihan berbayar. Jadi, kalau misalkan sekarang link pelatihan ToT yang diikuti Anas02 juga sudah tidak ada, wajar pula, sebab itu pelatihan yang semestinya sangat terbatas.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.