Minggu, 25 Oktober 2020

Saksi 02 Hermansyah Tanggapi Kesaksian Marsudi

Saksi 02 Hermansyah Tanggapi Kesaksian Marsudi

Jakarta, Swamedium.com — Puzzle saya di Sidang MK Dijawab Tim KPU di media, di bawah ini.

Ini point yang saya sampaikan dan teknologi tidak bisa dimanipulasi. Secara exact formula 1+1=2 tidak bisa pakai 1+1=2+delta. Dimana delta manipulasi yg bisa bernilai plus atau minus. Brojas!! kata orang Russia.

Logika kedua dan ingat seperti Albert Einstein bilang: saya takut suatu masa campur tangan manusia terhadap teknologi yang diterjemahkan dalam persamaan delta diatas akan menciptakan generasi Idiot.
Kita jangan jadi generasi yang dimaksud Einstein. Kita bangsa besar. NKRI negara besar.

Logika ini teknologi digital situng KPU seharusnya jadi control dari rekapitulasi manual. Jadi jika hasil manual sama dengan situng, maka jika situng salah maka rekapitusi manual salah. Jadi hal yg benar adalah argumen lain yang menyatakan 02 menang itu benar. Jangan teknologi digital dimundurkan ke jaman batu atau tempo dulu ya.

Komentar Hermansyah menanggapi berita yang tayang di Republika, Kamis (20/6/2019).

Ahli TI Akui Data Situng Bisa Diedit Oknum KPU

Ahli teknologi informasi (TI) yang dihadirkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) selaku termohon dalam Sidang sengketa Pilpres di Mahkamah Konstitusi (MK), Marsudi Wahyu Kisworo menyebut adanya peluang data situng bisa diedit. Pengeditan itu bisa dilakukan oleh oknum petugas KPU.

Marsudi menyampaikan hal tersebut ketika menjawab pertanyaan kuasa hukum Jokowi-Maruf selaku pemohon, Luhut Pangaribuan. Marsudi pun menjelaskan, yang bisa diedit adalah web situng yang menampilkan data situng.

Sedangkan data situng sesungguhnya, kata Marsudi, hanya bisa diakses, diedit maupin diperiksa kembali oleh orang KPU yang bisa mengakses sistem intranet KPU. “Karena kalau mau kembalikan harus masuk ke KPUD Untuk upload dari KPUD. Kecuali ada oknum KPUD melakukan itu, intervensi,” ujar Marsudi.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.