Monday, 11 November 2019

Film Karya Anak Jambi Juara Festival Film Indonesia 2019

Film Karya Anak Jambi Juara Festival Film Indonesia 2019

Berangkat dari ilmu dan pengalaman tersebut, Dika kembali ke Tanah Jambi, dan menelusuri beberapa tempat untuk membuat sebuah produksi film di bawah naungan sebuah sanggar. Namun usaha tersebut, tidak berhasil, malahan rubuh. Malahan Dika sudah berusaha memperkenalkan proposal tentang usaha produksinya tersebut ke beberapa tempat Pemerintahan Jambi, namun ditolak.

Melihat hal yang tak berpihak pada nasibnya membuat dirinya tak patah arang. Dika dan teman-temannya, tetap membuat film pendek dengan biaya seadanya. Teman-temannya tetap mensupport supaya usaha ini berjalan terus. Karena tekad yang kuat, apalagi keinginan mengangkat nama Batanghari dalam produksi film, walaupun film pendek serta keinginan untuk mampu mengangkat budaya serta sejarah Batanghari, ke dalam dunia visual, menjadi cambuk untuk terus berproduksi.

Ketika mendapat khabar adanya
sebuah ajang festival film se-Indonesia, Dika merasa terlecut untuk ikut dan menunjukkan bahwa dirinya serta teman-temannya mampu membuat film. Setelah berembuk dengan teman-teman yang juga merupakan crewnya sendiri, akhirnya Dika membuat script film, serta mengumpulkan para pemain, yang semuanya dari Jambi, termasuk Muara Bulian, yakni anak-anak disabilitas SLB Muara Bulian.

Film yang dibuat Dika, berjudul BU.N.TU yang singkatan Bujang Dan Tura ini, menceritakan tentang anak disabilitas yang ditinggal cerai oleh ayahnya dan tinggal bersama ibunya. Tak lama kemudian, ibunyapun meninggal karena sakit. Bujang dan Tura akhirnya diasuh oleh kakaknya. Karena kehidupan serba kekurangan dan tak sempurna, Bujang dan Tura setiap hari menerima cacian dan hinaan oleh warga lingkungannya.

Film pendek yang berlokasi shooting di Rangkayo Hitam Muara Bulian tersebut, akhirnya menyisihkan 977 judul film peserta lainnya Se Indonesia, dan berhasil menjadi Juara Pertama dan berhak menjadi wakil Indonesia di Ajang Festifal Film Internasional. Malahan, aktor yang diperani Saputra Yadi, penyandang disabilitas asal Kota Jambi, meraih juara Aktor Terbaik dalam ajang tersebut. Dika sendiri meraih nominasi 13 sutradara terbaik.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.