Minggu, 25 Oktober 2020

Tausiyah Aa Gym Didepan Ribuan Purnawirawan TNI di Masjid At-Tin

Tausiyah Aa Gym Didepan Ribuan Purnawirawan TNI di Masjid At-Tin

Ribuan Purnawirawan TNI menghadiri halal bihalal di. Masjid At Tin. Hadir mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo dan Dai kondang, KH. Abdullah Gymnastiar.

Jakarta, Swamedium.com — Dalam acara Halal bihalal Purnawirawan TNI/Polri yang berlangsung di Mesjid At-Tin, TMII, Jakarta Timur, dai kondang KH. Abdullah Gymnastiar tampil menyampaikan tausiyahnya.

Di acara yang dihadiri tidak kurang dari 2000 orang Purnawirawan TNI/Polri, Purnawirawan WAN TNI/Polri, Perip (Istri Purnawirawan), Hipakad, FKPPI, Keluarga Besar TNI/Polri itu, Pengasuh Pondok Pesantren Daruut Tauhid itu menyampaikan pesannya sebagai berikut:

Saya adalah anak dari seorang TNI dan saya sangat bangga sebagai seorang anak TNI. Cita cita saya adalah menjadi Akabri dahulu seleksi saya sudah siap dan ketika baris saya paling pendek sehingga saya kembali. Saya melihat disini wajah wajah mau meninggal semua dan kita harus siap untuk itu.

Kita harus banyak mengingat kematian dan harus siap menghadapi kehidupan setelah kematian. Untuk itu bekal akhirat harus kita siapkan. Orang yang ingat mati itu akan berprestasi karena ada rahasia waktu kematian. Mati itu adalah rahasia Allah dan tidak ada satu orangpun yang mengetahuinya. Kalau sudah waktunya tiba itu tidak akan bisa diundur walupun sesaat saja. Kita semua akan mendatangi tempat kematian kita contoh pesawat Sukhoi yang jatuh di gunung salak. Siapa yang menyangka pesawat baru akan jatuh di gunung salak. Allah juga merahasiakan cara bagaimana kita meninggal dan harapan kita hanya satu yaitu Husnul Khotimah.

Hikmah kita dirahasiakan kematian adalah jangan sampai kita menunda kewajiban kita. Kita harus disiplin kepada pencipta kita Sholat kita harus disiplin karena Sholat adalah pertanyaan yang harus kita jawab pertama kali nanti. Kalau kita menunda kewajiban dan umur kita tidak sampai berarti gagal hidup kita. Kita jangan sampai terlambat taubat. Karena kita tidak tau kapan umur kita kalau sampai kita telat bertaubat maka rugilah hidup kita. Ada dua ciri dosa yaitu gelisah dan takut diketahui orang untuk itulah agar kita tidak gelisah, kita jauhi dosa.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.