Wednesday, 17 July 2019

Situng Tidak Selesai Karena Sulit Cocokkan Persentase Kemenangan

Situng Tidak Selesai Karena Sulit Cocokkan Persentase Kemenangan

Suasana situng KPU

Perbincangan Akhmad Danial
dengan Canny Watae

Jakarta, Swamedium.com — Teman-teman Pro Prabowo masih ingat seleb FB Canny Watae? Dia yang menyatakan bahwa pola hitung SITUNG KPU diatur dengan POLA NERACA.

Simpelnya, data input yg masuk di situng “diatur” dengan cara tidak benar. Pertama, lewat cara menginput data suara masuk hanya dari daerah2 yang dimenangkan oleh Paslon 01, Jokma. Sementara data dari daerah2 yang dimenangkan Paslon 02 “ditahan” inputnya.

Kedua, data yang dimasukkan itupun, memiliki satu pola: suara Paslon 01 dinaikkan, misal, 30 suara menjadi 130 suara. Sebaliknya, suara Paslon 02 dikurangi, misal 130 menjadi 13. KPU mengatakan hal itu “salah input” karena human error. Tapi upaya perbaikan angkanya dipertanyakan.

Menurut Canny Watae, perilaku situng KPU seperti itu karena sejak awal situng “dirancang” untuk sesuai dengan hasil QC yang memenangkan Paslon 01 dengan prosentase 55% untuk 01 dan 45% untuk 02. Pola input dibuat seimbang seperti Neraca agar prosentase di pie chart situng tetap di angka kemenangan Paslon versi QC itu.

Canny Watae membuat bbrp penjelasan di FB lewat siaran langsung di FB, masuk juga di Youtube dan cukup viral. Dia terus mengkritisi hasil rekap manual suara KPU hingga berbuah pahit. Akunnya “dihanguskan” FB sehingga analisis2nya tdk bisa ditonton dan dibaca lagi.

Kini, KPU menyatakan 12 provinsi belum juga menyelesaikan Situng. Ini termasuk aneh karena awalnya situng dirancang sebagai KONTROL atas hasil Rekap. Praktiknya, Rekap suara selesai lebih dulu dan ironisnya, alat kontrol berupa Situng tdk kunjung selesai.

Terkait hal itu, saya “mewawancara” Canny Watae lewat WA. Ini hasilnya. Selamat membaca!

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Comments on swamedium (14)

14 Comments

  1. Anonymous

    Cerdas yg berbuat kecurangan
    Lebih cerdas yg membongkar kecurangan

    Maha Cerdas, Dia yang melihat segala kecurangan manusia… Sembunyi tanpa diketahui orang lain… Tak sadar, Dia melihat…dg sangat jelas….

    Reply
  2. Anonymous

    Kalau sdh tau situnh dirancang curang dan hasilnya adalah kemenangan prabowwo kenapa tdk adda upaya dari pendekar pembela kebenaran dan org” pintar utk mengupayakan tegaknya keadilan malah sibuk semua melakukan pembenaran yg salah.. Artinya org indonesia ini osinya pengecut lebih banyak ketimbang yg benar

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (14)