Sunday, 22 September 2019

Meikarta dan Jababeka

Meikarta dan Jababeka

Foto: Presiden Jokowi dan Djuandi Darmono. (ist)

Bandung, Swamedium.com — Meikarta CEO Lippo James Riady dan Jababeka Presdir Djuandi Darmono. Dua pengusaha keturunan yang kini mencuat. James Riady “ditekan” pemerintah via KPK yang hingga kini masih berjalan kasusnya. Yang jelas James Riady “diam” tidak bisa kabur dari kendali “inner circle” kekuasaan.

Darmono justru sebaliknya, ia bukan hanya “penurut” tetapi juga bisa macem-macem. Baru-baru ini mengusulkan agar pemerintah Jokowi menghapus pelajaran agama dari bangku sekolah dan digantikan oleh mata pelajaran budi pekerti.

Meikarta terbentur perizinan dan akibat ketidaklancaran proses, maka proyek menjadi terbengkalai. Meski pemasaran jor-joran dan berbiaya tinggi namun sia-sia. Dinilai kerugiannya cukup besar. Akan tetpi masalah utama adalah proses hukum yang harus dijalankan.

Soal suap-suapan yang “dibongkar”. Kini sudah ditetapkan 9 tersangka termasuk Direktur Operasional Lippo, Billy Sindoro dan Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin. Beberapa pejabat Pemprov Jawa Barat juga mulai disebut-sebut terkait. Kasus Meikarta bisa terus menyandera James Riady.

Jababeka cukup lancar, dengan ekspansi cukup gencar. Proyek Kawasan Industri di Cikarang adalah yang utama, bahkan menjadi kawasan industri pertama yang masuk bursa efek Jakarta dan Surabaya pada tahun 1994. Mengembangkan industri pariwisata di Tanjung Lesung 200 Km Jakarta dan Kawasan Kota Mandiri di Kabupaten Kendal. Menggaet 20 investor China Taiwan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus di Morotai Maluku Utara. Menyasar Bengkulu, Bangka Belitung, dan Cirebon.

Di samping itu Darmono juga mendirikan President University di Cikarang.

Hebohnya usulan kepada Pemerintah Jokowi tentang penghapusan pendidikan agama yang diganti budi pekerti bahkan dengan tuduhan agama itu memecah belah, alat politik, hingga radikalisme menandai kiprah tahapan lanjut pengusaha atau konglomerat keturunan dari sekadar bisnis memasuki ruang politik.

Pages: 1 2

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)