Wednesday, 17 July 2019

Wisata Literasi di Kaki Gunung Salak

Wisata Literasi di Kaki Gunung Salak

Foto: Wisata literasi di kaki Gunung Salak. (TBM Lentera Pustaka)

Bogor, Swamedium.com — Saat ini wisata berbasis membaca buku tergolong langka. Apalagi di tengah gempuran era digital, bisa jadi aktivitas membaca buku sudah ditinggalkan banyak orang, termasuk anak-anak. Sementara berwisata lainnya, seperti kuliner atau objek wisata alam pun seringkali terkesan biasa saja. Bahkan bisa tidak nyaman di saat ramai atau berdesakan saat musim libur.

Berangkat dari kepedulian terhadap wisata bersifat dukatif, Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Lentera Pustaka kini menggagas “Wisata Literasi Lentera Pustaka” di Kp. Warung Loa Desa Sukaluyu Kec. Tamansari Kaki Gunung Salak Bogor. Konsepnya sederhana, wisata literasi merupakan wisata edukasi alternative berbasis membaca buku dengan menyusuri perjalanan di sungai dan kebun sejauh 1,2 km. Tiap anak dan keluarga bisa ikut membangun tradisi baca-tulis dan budaya literasi melalui wisata literasi.

Nantinya di wisata literasi ini, semua orang diajak untuk membaca buku saat melakukan perjalanan di alam sambil menyusuri sungai. Karena membaca adalah aktivitas yang harus dijalani, dialami, diresapi, dan ditransformasikan ke dalam diri. Wisata Literasi Lentera Pustaka, akan jadi kawasan wisata yang mendekatkan anak-anak dengan kebiasaan membaca yang menyenangkan, membaca di alam seperti di sungai, di kebun, bahkan di jalanan dengan pemandangan Gunung Salak Bogor.

“Nantinya, setiap wisatawan harus mebawa buku dari TBM Lentera Pustaka lalu melakukan perjalanan di sungai dan kebun sambil melewati spot-spot foto yang tersedia. 1 buku tuntas dalam satu kali perjalanan Wisata Literasi selama 45 menit, dengan jarak 1,2 km” ujar Syarifudin Yunus, penggagas wisata literasi dan Pendiri TBM Lentera Pustaka.

Wisata literasi itu kegiatan berwisata yang berbasis pada buku bacaan dan harus mampu menceritakan kembali apa yang dibaca di hadapan keluarga atau orang lain. Wisata literasi dapat menjadi alternatif bagi anak-anak untuk tetap menikmati liburan namun tidak meninggalkan tradisi baca di alam.

Pages: 1 2 3

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)