Wednesday, 17 July 2019

Digugat di MK, Haji Lulung Bantah Gelembungkan Suara

Digugat di MK, Haji Lulung Bantah Gelembungkan Suara

Foto: Wakil Ketua DPRD DKI, Abraham 'Lulung' Lunggana. (Bili/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com – Kursi DPR RI yang diraih oleh Haji Lulung Lunggana digugat oleh caleg incumbent Partai Golkar, Ivan Gultom pada pilkada DPR RI 2019.

Dalam gugatannya Ivan menduga Haji Lulung melakukan penggelembungan suara sehingga merugikan dirinya. Slamet Arifin Kuasa hukum Haji Lulung membantah adanya oenggelembungan tersebut.

“Saya baca di permohonan Partai Golkar untuk PAN, ada sekitar 4.080 suara yang kita mengambil dari mereka,” kata kuasa hukum PAN, Slamet Arifin di gedung MK, Jakarta, Kamis 10 Juli 2019.

Slamet menambahkan, partainya tak terima atas tuduhan tersebut dan akan memberikan jawaban pada persidangan pekan depan. Dan, membawa bukti bukti kuat di persidangan.

“Kami akan memberikan jawaban di persidangan, di mana kursi no delapan yang diduduki Haji Lulung mau diambil, suara mau dirampok lagi,” jelasnya.

Menurutnya, Ivan Gultom juga menggugat partai lain dan menuduh ada pencurian suara dari Partai Golkar sebanyak 55 ribu suara di dapil DKI III. Yang meliputi Jakarta Utara, Jakarta Barat, dan Kepulauan Seribu.

Arifin menambahkan, dalam perkara ini, Ivan Gultom sebagai petahana Partai Golkar di posisi pemohon. Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai termohon dan PAN dengan Haji Lulung sebagai pihak terkait.

Tak hanya itu, Slamet juga mengungkapkan, pihaknya juga berhadapan dengan keponakan capres 02 Prabowo Subianto, Rahayu Saraswati Djojohadikusumo yang juga politisi Partai Gerindra. Namun, menurutnya, gugatan Saraswati tidak sesuai dengan prosedur Mahkamah Konstitusi (MK) dan ditolak oleh hakim MK.

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)