Wednesday, 17 July 2019

PA212: Imam kita bukan di Kertanegara, tapi yang ada di Makkah

PA212: Imam kita bukan di Kertanegara, tapi yang ada di Makkah

Foto: Ustadz Slamet Maarif.

Jakarta, Swamedium.com — Putusan Mahkamah Konstitusi atas sengketa pilpres merupakan akhir dari perjuangan Persaudaraan Alumni (PA) 212 memperjuangkan Prabowo Subianto sebagai calon presiden yang akan memperjuangkan keadilan.

Untuk itu, Ketua Umum PA 212 Ustaz Slamet Maarif mengajak umat Islam pendukung Prabowo-Sandi untuk mengakhiri masalah pilpres.

“Kawan-kawan semua, ayolah pilpres kemarin sudah selesai, Prabowo sudah selesai. Jangan terlalu dihantui dengan persoalan itu terus,” ujarnya di acara sharing information Gerakan Kedaulatan Rakyat untuk Keadilan dan Kemanusiaan di Kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Rabu (10/7).

Kepada kader dan simpatisan PA 212, Ustaz Slamet menegaskan bahwa imam yang menjadi acuan pergerakan saat ini adalah Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab. Menurutnya, acuan tersebut menjadi penting dicatat dalam perjuangan umat Islam mendatang.

“Saya ingin mengingatkan kepada Alumni 212, bahwa imam kita bukan yang ada di Kertanegara (rumah Prabowo), tapi yang ada di Makkah (Habib Rizieq). Ini perlu dicatat oleh gerakan kita,” tegasnya.

Lebih lanjut, Ustaz Slamet menegaskan bahwa semangat Alumni 212 dalam menegakkan keadilan tidak berhenti setelah putusan MK. Menurutnya, pilpres sebatas alat perjuangan untuk mengusung kepentingan agama dan rakyat. Termasuk, partai-partai yang berhimpun dalam Koalisi Adil Makmur.

“Kalau kendaraan sudah macet, sudah rusak, jangan dipaksakan. Mari kita turun bareng-bareng dari kendaraan yang rusak itu dan cari kendaraan lain,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ustaz Slamet mengajak umat untuk menyongsong Pilkada 2020 sebagai wadah perjuangan untuk umat.

“Kami semua yakin kemenangan itu akan diberikan oleh Allah. Jangan mundur dan takut, tunggu peluang itu. Lupakan kemarin, ayo kita bersatu kembali,” tandasnya.

Sumber: RMOL

Related posts

Comments on swamedium (0)

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Comments from Facebook (0)