Tuesday, 25 February 2020

Keluhkan Bantuan Gempa Lambat, Pengungsi Dituntut 8 Bulan Penjara

Keluhkan Bantuan Gempa Lambat, Pengungsi Dituntut 8 Bulan Penjara

Foto: Gempa Lombok. (ist)

Dalam konteks kasasi ini, kata dia, jaksa mempunyai batas waktu 14 hari ke depan untuk mengajukan memori kasasinya. Hal itu terhitung sejak pernyataan kasasi diajukan dalam kurun tujuh hari dari vonis majelis hakim.

“Jadi memori kasasinya sedang kita susun. Namun pada intinya pertimbangannya akan sesuai dengan yang ada pada surat tuntutan jaksa,” ucapnya.

Sementara itu, penasihat hukum Kholil, Yan Mangandar, mengaku menghormati putusan majelis hakim yang menyatakan kliennya tidak dapat dijatuhi hukuman.

Pemerasan dan pengancaman yang dimaksud pada Pasal 27 ayat 4 UU ITE tidak terbukti. Hal itu pun merujuk pada Pasal 368 atau 369 KUHP, yakni unsur keuntungan yang didapatkan Kholil dari pengancaman itu tidak dapat dibuktikan.

“Jadi tidak ada penyerahan barang atau penghapusan dari Pemda KLU terhadap Kholil,” kata Yan Mangandar.

Unsur pengancaman yang merujuk pada personal atau diri pribadi juga tidak terbukti. Seperti yang diuraikan dalam persyaratan Pasal 29 UU ITE.

“Itu jelas menyebut perorangan, pasal itu mengatur khusus mengenai pengancaman. Tidak ada yang terbukti,” ujarnya.

Sumber: Detik

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.