Monday, 16 December 2019

Viral FaceApp, Memiliki Akses Data Pribadi Kepada Lebih 150 Juta Pengguna

Viral FaceApp, Memiliki Akses Data Pribadi Kepada Lebih 150 Juta Pengguna

Foto: Ilustrasi aplikasi FaceApp di Android.

Jakarta, Swamedium.com — Dalam minggu ini sudah tertular seluruh dunia. Ramai orang melihat wajah mereka sendiri dan kawan menghantar gambar diri mereka sekarang, dan wajah di tahun-tahun akan datang.

FaceApp, aplikasi viral telah memberi pengguna telepon pintar untuk menukar ekspresi wajah mereka. Ramai wajah mereka yang kelihatan tua. Tetapi pada saat yang sama, pengguna telah memberikan aplikasi FaceApp kuasa untuk menggunakan gambar mereka dan nama untuk tujuan apapun yang dikehendaki.

Isu privasi dan akses pengguna

Menurut laporan Forbes dan GQ, aplikasi FaceApp yang berusia dua tahun itu mencetuskan berbagai isu berkaitan privasi maklumat penggunanya. Aplikasi tersebut tidak mempunyai akses kepada foto anda yang disimpan di dalam telepon.

Bagaimanapun, ia mempunyai akses kepada setiap foto wajah anda yang dimuat ke aplikasi tersebut untuk disunting.

Ia menambah, membolehkan FaceApp menyimpan foto yang disunting di dalam pengkomputeran Cloud, meskipun pengguna memilih untuk tidak syncronize dengan foto tersebut.

Adakah maklumat wajah anda bakal dinanfaatkan?

Jika sebelum ini trend #10YearsChallenge dan kali ini FaceApp pula mendominasinya sehingga 150 juta pengguna sudah mengunduh aplikasi ini.

Nampak seperti aplikasi biasa yang lain, namun ada yang mengatakan sebaliknya. Ini kerana FaceApp mempunyai kuasa untuk akses galeri anda, malah gambar anda akan dimuat naik ke cloud.

Jika dimuat naik ke cloud, ramai penggodam akan dapat akses cloud itu dengan mudah, lalu boleh menggunakannya untuk kepentingan diri mereka. Malah, hal pribadi anda juga mungkin boleh dijual kepada pihak ketiga dan jika term tersebut berlaku, jangan terkejut jika wajah anda digunakan untuk promosikan produk-produk di pasaran dan sebagainya.

Dan kita perlu berpikir dan ambil pelajaran dari kasus Cambridge Analytica. Adakah anda semua masih ingat kebocoran data 773 juta email dan password?

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.