Sabtu, 28 November 2020

Diduga Terlibat Gratifikasi DAK Meranti, Status M. Nasir Masih Sebagai Saksi

Diduga Terlibat Gratifikasi DAK Meranti, Status M. Nasir Masih Sebagai Saksi

Foto: Juru bicara KPK Febri Diansyah. (Nael/swamedium)

Jakarta, Swamedium.com — Komisi Pemberantasan korupsi (KPK), tidak membantah jika saudara kandung terpidana korupsi wisma atlet M Nazaruddin, yakni Wakil Ketua Komisi VII DPR, M Nasir masuk dalam dugaan keterlibatan gratifikasi Dana Alokasi Khusus Kabupaten Meranti, Riau.

Hal ini diungkapkan juru bicara KPK, Febri Diansyah saat dikonfirmasi awak media, Selasa (23//7/2019) malam.

M Nasir, politisi Demokrat dari Dapil Riau 2 dan duduk di Komisi bidang energi dan lingkungan itu dimintai keterangan sebagai saksi. “Keterangan mereka dibutuhkan sebagai saksi untuk menjelaskan informasi yang terkait gratifikasi BSP,” kata Febri.

Febri juga menjelaskan, penyidikan terhadap dugaan gratifikasi pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Meranti, Riau itu, hingga saat ini masih terus berjalan.

Disebutkan, pemeriksaan M Nasir bagian dari pengembangan kasus dugaan suap kerjasama angkutan pelayaran yang menjerat anggota Komisi VI DPR RI, Bowo Sidik Pangarso dan orang kepercayaannya Indung.

Namun demikian, dalam daftar jadwal penyidik KPK hari ini, tidak ada satu pun saksi yang dipanggil oleh KPK.

“Kalau kasus tentu masih terus berjalan penyidikan masih berjalan. (Soal tidak ada pemeriksaan) tentu nanti akan diumumkan,” tandasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, KPK bakal melimpahkan berkas penyidikan Indung ke Jaksa KPK atau tahap dua pada Kamis nanti.

Namun, begitu, Febri menjawab belum ada pelimpahan berkas. “Belum nanti persisnya akan disampaikan setelah selesai,” jelasnya. (*/dr)

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.