Minggu, 25 Juli 2021

Kelompok Cipayung Plus Turun ke Jalan

Kelompok Cipayung Plus Turun ke Jalan

Cianjur, Swamedium.com — Kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus bergerak. Mereka menggelar aksi unjuk rasa di dua tempat. Pertama, di Kantor DPRD Kab. Cianjur Jl. Kh. Abdullah bin Nuh, Nagrak, Cianjur, dan kedua, di Kantor Pemda Kab. Cianjur Jl. Siti Jenab, Sawahgede, Cianjur, Kamis (15/8/2019).

Banner Iklan Swamedium

Massa aksi mulai berkumpul dan melakukan orasi di Kantor DPRD pada pukul 10.00 WIB, dengan jumlah massa sekitar 50 orang.

“Kita berkumpul disini atas dasar menagih visi misi yg telah disampaikan oleh para anggota dewan. Kami disini berkumpul untuk menyuarakan kebenaran. Kita sebagai Mahasiswa Cianjur ingin menyuarakan keadilan dan kebenaran. Kita lihat hari ini berapa persen masyarakat yang menganggur akibat lapangan kerja yang sempit. Kurangnya perhatian pendidikan masyarakat Cianjur menyebabkan SDM yang buruk,” kata Korlap aksi, Muhamad Fadil, di lokasi.

Sekretaris Dewan DPRD Kabupaten Cianjur, Aris menerima utusan mahasiswa.

“Tuntutan sudah kami terima dan akan disampaikan kepada pimpinan. Kedepannya kami akan mengundang Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus untuk melakukan audiensi dengan pimpinan,” ujar Aris.

Pukul 11.00 WIB massa aksi longmarch menuju kantor Pemda Kabupaten Cianjur.

Massa aksi tiba di Kantor Pemda Kabupaten Cianjur sekira pukul 12.00 WIB dan langsung melakukan orasi.

“Yang berada disini bukan karena adanya kepentingan pribadi, tapi karena adanya beberapa permasalahan di Cianjur. Kita bicara tentang reformasi birokrasi. Kita akan disini sampai Plt. Bupati ada datang kesini. Saya meminta untuk Kepala Dinas terkait harus hadir,” kata orator aksi.

“Saya mendengar bahwa orang-orang yang memegang saham tersebut adalah orang-orang yang berbintang, sehingga miris sebagai pengabdi negara seperti itu. Selama 12 tahun tidak ada perhatiannya. Mereka difasilitasi oleh pemerintah, tapi tidak ada timbal balik kepada masyarakat. Jangan hanya dengan embel embel mengayomi, bohong semua. Kerjanya apa Sat Pol PP, Polri dan TNI,” ucap orator aksi kembali.

Pukul 12.30 WIB, Masa aksi melakukan pemblokiran di Jl. Siliwangi (Depan Pintu masuk Pemda Kab. Cianjur) yang mengakibatkan kemacetan arus lalin sepanjang Jalan Siliwangi Kec/Kab. Cianjur.

Sekitar pukul 13.00 WIB, massa aksi melakukan pembakaran ban dan di lerai oleh anggota Kepolisian, akan tetapi massa semakin brutal yg mengakibatkan 3 anggota kepolisian terkena luka bakar. Karena ada salah satu massa aksi yang menyiram bensin ke sekitaran ban, sehingga api menyambar anggota kepolisian yang mencoba memadamkan api tersebut.

Adapun tuntutan aksi sebagai berikut :
– Belum jelas arah 6 program strategis “Cianjur Jago”
– Belum Tegaknya kesejahteraan rakyat Kab. Cianjur : Sosial, Pendidikan, Kesehatan dan Lingkungan Hidup.
– Minimnya lapangan pekerjaan.
– Belum terlaksananya Reforma Agraria Sejati, wujudkan kedaulatan pangan.
– Belum terciptanya kesejahteraan ekonomi rakyat.
– Terjadi kapitalisasi di sektor pendidikan, sehingga belum terwujudnya Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Kab. Cianjur.
– Ketidak berpihakan Pemerintah Daerah (Pemda) Kab. Cianjur untuk kepentingan rakyat.

Kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus merupakan gabungan dari beberapa organisasi mahasiswa dan pemuda diantaranya, DPC GMNI Cianjur, PC PMII Cianjur, HMI Cab. Cianjur, HIMAT, CIF, DPC IMM Cianjur, PD Hima Persis Cianjur.

Aksi unjuk rasa yang dilaksanakan oleh kelompok Organisasi Kepemudaan (OKP) Cipayung Plus tersebut dilaksanakan terkait dengan kinerja Pemda Kabupaten Cianjur yang dianggap gagal pada masa kepemimpinan Bupati IRM – BHS.

Sementara, anggota Kepolisian yang mengalami luka bakar langsung dilarikan ke RSUD Cianjur untuk mendapatkan penanganan medis.

Kejadian tersebut berawal dari massa unjuk rasa yang tidak bisa menemui Plt. Bupati Kab. Cianjur, sehingga massa aksi kecewa sehingga melakukan pemblokiran jalan dan pembakaran ban.

Pasca aksi unras sementara Pihak Kepolisian telah mengamankan massa sebanyak 11 orang yang diduga melakukan pembakaran ban yang mengakibatkan anggota Kepolisian sebanyak 3 orang mengalami luka bakar.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita