Sunday, 15 December 2019

‘Bakar Semangatmu’, Pencinta Alam Lintas Komunitas Gelar “Family Camp”

‘Bakar Semangatmu’, Pencinta Alam Lintas Komunitas Gelar “Family Camp”

Kemudian, setelah melewati batas hutan pinus ditambah tiga puluh menit diperjalanan awal, selanjutnya, para keluarga akan dijejali jalur tanah yang sempit, hanya setapak juga ada sedikit bebatuan. Dijalur ini, akan menguras waktu cukup lama dan akan menghabiskan energi juga fisik para orangtua terlebih anak anak, dengan trek jalur yang berliku dan agak menanjak.

Akan ditemui papan simpangan jalan yang bertuliskan nama nama objek wisata, dilokasi ini terdapat air terjun. Sebanyak, dua air terjun, familiar dikenal dengan nama, Curug Cigamea dan Curug Pangeran.

Selain itu, bakal didapati pos pendakian menuju ke puncak Gn. Salak, untuk sampai ke puncak Gunung, trek jalurnya cukup sulit, tak ada trek landai yang umum dianggap para penggiat merupakan ‘bonus perjalanan’ karena dijalur ini semuanya menanjak, curam, dengan tingkat kemiringan hingga 45° dari tanah landai.

Setelah menyita waktu cukup lama, tiga jam lamanya perjalanan, tibalah dijalur bebatuan kerikil, dijalur ini tampaknya para fasilitator mesti waspada terhadap rombongan yang dibawanya, harus jalan beriringan, tak putus dan tak henti. Semuanya, harus lebih berhati hati dalam melangkah, terlebih berkenaan dengan para perempuan dan anak yang dibawanya.

Hal ini, disebabkan jalurnya yang terbuka juga terdapat titik titik sumber air panas khas kawah bergolak. Beraroma sangat menyengat dari sulfur belerang, jika kaki telah terhujam dijalur itu, disitulah, tanda bahwa, rombongan telah sampai di persinggahan, tujuan destinasi perjalanan yakni kawah ratu. (jok)

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.