Senin, 03 Agustus 2020

Menyikapi Patung Salib yang Ada Roh Jahat Versi UAS

Menyikapi Patung Salib yang Ada Roh Jahat Versi UAS

Foto : Ustadz Abdul Somad sedang berdakwah. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Ini penjabaran saya yg berhubungan dengan TS yg saya posting sebelum nya.

1.Apa itu Hukum Salib dan Apa Kesalahan Yesus Kristus yang di tuduhkan sehingga di salibkan?

Berdasarkan catatan sejarah Hukuman Salib itu adalah Hukuman Mati bagi Pelaku Penjahat yang melakukan kejahatan Berat.Dan termasuk katagori Orang yang sangat berbahaya sekali.yang bisa kemungkinan mengganggu jalan nya pemerintahan.

Konon, hukum Yahudi menentukan bahwa para pemuja berhala, penghujat, dan pemberontak dirajam dengan batu dan digantung pada sebuah tiang. Mereka dibiarkan mati secara mengerikan karena dipandang sebagai yang terkutuk oleh Allah. Jadi Hukuman salib itu adalah Hukuman Mati.

2.Apa Kesalahan Yesus Kristus yang di tuduhkan sehingga Dia Di salibkan?

Kematian Yesus Kristus terjadi pada abad ke-1 Masehi, diperkirakan antara tahun 30-33 M.

Alkitab menulis bahwa Yesus Kristus di jatuhi Hukuman Salib karena kesalahan yang di cari cari dan di desak oleh tokoh2 Agama Yahudi. Akhir nya Yesus pun di jatuhi Hukuman mati dengan disalibkan dijatuhkan atas perintah gubernur Kerajaan Romawi untuk provinsi Yudea, Pontius Pilatus, berdasarkan laporan para pemuka agama Yahudi saat itu bahwa Yesus Kristus mengaku sebagai Raja orang Yahudi.

Prosesi penyaliban (hukuman salib)

Setelah penjahat dijatuhi hukuman mati, ia diharuskan memikul sendiri balok salibnya ke tempat penyiksaan dan kematiannya, yg biasanya di luar kota. Di depannya berjalan seorang petugas membawa ‘gelarnya’, yakni tuduhan tertulis yg dituduhkan kepadanya. Balok salib -itulah yg dipikul Yesus ,
Terhukum ditelanjangi, dibaringkan di tanah dengan tubuhnya menimpa balok salib, dan tangannya diikatkan atau dipakukan ke balok salib itu (Yoh 20:25).Di situlah terhukum dibiarkan mati lemas karena kelaparan dan kepayahan.

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.