Thursday, 14 November 2019

Catatan Hukum: Kriminalisasi Sistemik terhadap Ustaz Abdul Somad

Catatan Hukum: Kriminalisasi Sistemik terhadap Ustaz Abdul Somad

Jakarta, Swamedium.com — Organisasi massa (ormas) di Kota Kupang yang menamakan diri Brigade Meo resmi melaporkan Ustaz Abdul Somad kepada Polda NTT terkait kasus dugaan penistaan terhadap simbol agama akibat video ceramah UAS tentang Salib. Kuasa hukum Brigade Meo, Yacoba Yanti Susanti Siubelan, mengatakan dilaporkannya Ustaz Abdul Somad atau UAS itu karena ceramahnya dituding meresahkan sejumlah umat Kristen dan Katolik di Indonesia (19/8/2019).

Paralel dengan pelaporan di NTT, di Jakarta melalui Polda Metro Jaya UAS juga dolaporkan oleh perkumpulan masyarakat batak, Horas Bangso Batak (HBB). Bahkan, disebutkan Polisi mulai menyelidiki laporan itu. (19/8/2019).

Tak cukup di Polda Metro Djaya, di Jakarta pada hari yang sama sekelompok orang yang menamakan diri Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) juga melaporkan Ustaz Abdul Somad ke Bareskrim Mabes Polri. Materi laporan masih sama, terkait dengan video dakwahnya tentang salib yang viral di media sosial.

Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Korneles Galanjinjinay mengatakan alasan pelaporannya bukan untuk membela satu agama tertentu melainkan untuk membela kepentingan bangsa. Pasalnya video dakwah Abdul Somad dianggap telah membuat gaduh masyarakat.

Terpisah, UAS telah memberikan penjelasan soal ceramahnya itu melalui akun YouTube FSRMM TV pada Minggu (18/8/2019). Video tersebut berjudul ‘Klarifikasi tentang Anggapan Ustadz Abdul Somad Menghina Kristen/Menghina Salib’.

Menurut klarifikasi UAS, pengajian itu dilakukan dalam forum tertutup. Ceramah itu adalah untuk kalangan internal jemaah muslim. Video yang beredar merupakan Penjelasan atas pertanyaan umat Islam mengenai patung dan tentang kedudukan Nabi Isa.

Laporan Terkonsolidasi

Penulis belum mendapat kabar lebih detail tentang hubungan antara satu pelapor dengan pelapor lainnya. Namun, jika ditinjau dari beberapa aspek maka publik dapat menyimpulkan bahwa laporan ini terkonsolidasi, bahkan terencana secara matang dilihat dari :

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.