Sunday, 15 December 2019

Tolak Papua Merdeka, Ribuan Warga Fakfak Turun ke Jalan

Tolak Papua Merdeka, Ribuan Warga Fakfak Turun ke Jalan

Suasana ribuan warga Fakfak membawa bendera merah putih turun ke jalan menggelar aksi demo damai

Fakfak, Swamedium.com — Ribuan warga Kabupaten Fakfak Provinsi Papua Barat turun ke jalan, Jumat (23/8/2019) lalu. Mereka menggelar aksi damai menolak separatis Papua Merdeka.

Mereka dari rumah masing-masing membawa bendera merah putih yang terbentang atau berkibar didepan rumah, saat HUT Republik Indonesia ke-74.

Massa membawa bendera merah putih berkumpul di tanjung wagom Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak yang merupakan titik star dan long march hingga titik (finis) kumpul di panggung terbuka Jln Dr. Salasa Namudat Distrik Fakfak Kabupaten Fakfak.

Pantauan media, massa berjalan kaki membawa beberapa spanduk diantaranya bertuliskan “Masyarakat Fakfak Pecinta MERAH PUTIH, Merajut Kembali Persatuan dan Kesatuan Papua Dalam Bingkai NKRI”.Selain itu ada juga sejumlah poster diantaranya bertuliskan “Mari Menjaga Persatuan dan Kesatuan Bangsa, NKRI Harga Mati”.

Sepanjang jalan massa bentangkan spanduk dan paster sembari menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Mereka juga meneriakkan yel-yel “NKRI Harga Mati”.

Setelah tiba di panggung terbuka, beberapa menit kemudian datang menghampiri massa yaitu Kapolres Fakfak AKBP. Deddy Foury Millewa, SH. S.IK, M.IK, dan Dandim 1803/Fakfak Letkol Inf. Yatiman, A.Md.

Kedua pemimpin keamanan daerah diwilayah Kabupaten Fakfak ini berdiri di panggung bersama para Kapitan pejuang kemerdekaan Republik Indonesia bersama ribuan massa pro NKRI itu menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.

Suasana terasa haru massa meneteskan air mata disaat mengheningkan cipta dengan lantunan lagu wajib Nasional “Gugur Bunga” ciptaan Marzuki.

Tetesan air mata massa karena, menyentuh hati disaat mengenang jasa para pahlawan telah gugur demi merebut kemerdekaan Republik Indonesia, juga mengenang kerusuhan yang berujung pada kobaran api, yang memporak-poranda fasilitas umum diantaranya pasar, merusak sejumlah ATM, kaca Kantor BUMN, Perbankan, Ikon Kota Fakfak “Satu Tungku Tiga Batu” dan beberapa kenderaan.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.