Thursday, 14 November 2019

Disertasi Seks Diluar Nikah dan Penjelasan UAS soal Dosa Zina

Disertasi Seks Diluar Nikah dan Penjelasan UAS soal Dosa Zina

Foto: Ustadz Abdul Somad sedang menyampaikan ceramah. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Disertasi Abdul Aziz di UIN Sunan Kalijaga (UIN Suka) Jogjakarta yang menghalalkan hubungan seks di luar nikah mengundang reaksi keras umat Islam.

Anehnya, Abdul Aziz justru merasa disertasinya bisa menjadi solusi mengatasi problem diskriminasi dan pelanggaran HAM. Ia berdalih, hubungan seks yang dihalalkan dalam Al-Qur’an ada dua. Hubungan seks dengan pasangan yang sah dan diikatboleh pernikahan dan hubungan seks dengan milk al-yamin, yang oleh Aziz diistilahkan dengan seks non marital.

Disertasi Abdul Aziz berjudul Milk Al Yamin: Muhammad Syahrur Sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Non Marital. Dia menggunakan konsep Milk Al-Yamin dari tokoh liberal asal Suriah, Muhammad Syahrur, yang menyatakan seks di luar nikah dalam batasan tertentu tak melanggar syariat Islam.

Ketua Umum Wahdah Islamiyah (WI) Kiyai Muhammad Zaitun Rasmin memandang lulusnya disertasi Abdul Aziz di UIN Sunan Kalijaga (UIN SUKA) Yogyakaarta yang menghalalkan hubungan seks di luar nikah sebagai musibah.

“Kita di MUI dan ormas Islam pertama menyikapi disertasi ini dengan ucapan innalillahi wa inna ilaihi raji’un”, ujarnya mengawali perbincangan tentang disertasi tersebut di Talkshow Indonesia Pagi TvOne, Ahad (1/9/2019).

Wasekjen MUI ini menanggapi hal tersebut dengan menyayangkan pendapat Aziz. Menurutnya, pembahasan definisi zina itu di kalangan para ulama sudah selesai dan masyarakat awam pun sudah tahu secara lumrah makna sebenarnya dari zina.

“Kalau definisi zina gak ada, saya tidak tahu kalau seorang doktor bicara begitu, pembahasan zina di kalangan para ulama itu sudah selesai. Bahkan orang-orang baru belajar Islam pun sudah tahu,” tegas Kiyai Zaitun.

Lalu apa kata Ustaz Abdul Somad (UAS) soal zina, dosa zina dan cara menghapus dosa zina.

Pages: 1 2

Related posts

1 Comment

  1. Anonymous

    Sebentar lagi akan ada agama baru, di mana syahrur jadi tuhannya, abdul azis (mohon maaf sebenarnya ini nama yang mulia tapi sayang prmiliknya… akh sudahlah) jadi nabinya, disertasi “itu” jadi kitab sucinya, penguji “kitab suci” jadi malaikatnya, dan uin “itu’ jadi kiblatnya. Ampuni hamba… Ampuni hamba… Ampuni hamba… Ya Rabb

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published.