Friday, 13 December 2019

Imam Besar yang ‘Menakutkan’

Imam Besar yang ‘Menakutkan’

Foto: Habib Rizieq Shihab. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Berawal dari sebuah pesan yang masuk lewat Whatsapps tadi malam, saya tertarik ikut challenge memasang foto Habib Rizieq Shihab. WA dari salah satu follower saya itu mengajak untuk memposting foto HRS di semua platform medsos – facebook, instagram dan twitter – pada esok siangnya, Minggu, tepat jam 12.

Saya pun menyanggupi, bahkan Minggu seusai subuh, saya meneruskan ajakan itu ke beberapa WAG. Sebagian besar member tertarik untuk ikut aksi itu dan mulai searching foto HRS. Saya sendiri sudah menyiapkan 3 kolase foto-foto HRS. Ada 1 kolase yang khusus menggabungkan foto-foto keharmonisan dan kebahagiaan keluarga HRS, bersama istri dan putri-putri beliau.

Tepat jam 12 siang, saya kirim reminder ke beberapa WAG agar segera posting. Saya sendiri memposting 3 foto kolase yang sudah disiapkan. Saat itulah saya baru tahu bahwa sinyal internet di HP saya sedang down, sama sekali tak sanggup mengirim pesan text via, apalagi mengunggah foto ke media sosial. Saya juga baru menyadari kalau listrik ternyata padam sejak beberapa menit sebelumnya.

Sekitar 10 menit kemudian sinyal internet kembali pulih meski masih ‘lemot’, dan 5 menit kemudian barulah 2 postingan saya bisa tayang di facebook. Jadi kemungkinan foto HRS yang pertama berhasil diunggah ke FB sekitar jam 12.15. Setelah itu saya masih sempat update status tentang pemadaman listrik.

Sekitar jam 13.14 saya buka FB, sudah tidak bisa. Saya pikir karena sinyal yang lemah. Ternyata bukan karena sinyal, tapi karena saya kena punishment FB. Postingan saya yang mengunggah kolase foto HRS dianggap melanggar standar komunitas FB, karena itu saya dikenai hukuman “suspend” selama 24 jam! Pada notifikasi peringatan dari FB itu, terlihat postingan saya baru tayang selama 53 menit. Entah kapan tepatnya postingan itu sudah tidak lagi muncul di akun saya, mungkin bisa jadi sebelum 53 menit.

Pages: 1 2 3 4 5 6

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.