Thursday, 17 October 2019

Dipimpin Anies, Jakarta Raih Penghargaan Kota Layak Anak dari NGO Internasional

Dipimpin Anies, Jakarta Raih Penghargaan Kota Layak Anak dari NGO Internasional

Foto: Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan saat menerima penghargaan "Pemerintah Peduli Anak" dari KPAI. (Facebook)

Jakarta, Swamedium.com — Pemprov DKI Jakarta meraih penghargaan atas program peningkatan kualitas layanan anak usia dini dari NGO internasional Save The Children. Penghargaan diberikan dalam kegiatan pertemuan mitra Save The Children ke-10 tahun 2019 di CGV Cinemas, Bella Terra Kelapa Gading, Jakarta Utara, Rabu (18/9) pagi. Pemprov DKI Jakarta dinilai telah menjadi mitra strategis dan taktis dalam kolaborasi bersama untuk mewujudkan kota layak anak dan kota berketahanan.

“Kami menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan untuk Pemprov DKI Jakarta. InsyaAllah ini akan menambah motivasi kita di dalam bekerja untuk anak-anak kita di Jakarta. Kami memang menginginkan agar Jakarta menjadi kota yang layak anak. Dalam pandangan kami, bila sebuah kota itu ramah pada anak, ramah pada lansia, ramah pada penyandang disabilitas, maka insya Allah kota itu akan ramah pada semuanya. Karena itu, kita ingin konsentrasikan kepada tiga ini,” ujar Anies.

Anies menegaskan pemerintah yang berorientasi pada keberlanjutan hingga masa depan akan menjadikan pendidikan dan kesehatan sebagai prioritas. Karena itu, Gubernur Anies menyatakan DKI Jakarta terbuka untuk berkolaborasi dengan siapa saja untuk dapat meraih generasi masa depan yang sehat, mandiri, serta bermanfaat kepada lingkungan dan sesama.

“Kami ingin mendorong terus agar terbangun sebuah ekosistem yang sehat bagi program kota layak anak. Dan program seperti ini, kegiatan untuk membangun kota layak anak, itu tidak bisa hanya dikerjakan oleh pemerintah saja, tidak bisa dikerjakan hanya oleh masyarakat sipil saja, orang tua saja. Tidak bisa. Karena itu harus membangun sebuah kolaborasi. Karena itu kita sering mengistilahkan kota kolaboratif,” jelas Anies.

“Kota kolaboratif artinya kami di Pemprov DKI Jakarta sebagai kolaborator dan masyarakat sebagai co-creator. Artinya solusi atas hal-hal yang terkait dengan pembangunan kota layak anak itu bisa muncul dari semua pihak, tidak dimonopoli oleh pemerintah,” imbuh Anies.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.