Senin, 03 Agustus 2020

Soal Ambulans, Pakar: Akun Polda Metro Jaya Termasuk Penyebar Hoax

Soal Ambulans, Pakar: Akun Polda Metro Jaya Termasuk Penyebar Hoax

Jakarta, Swamedium.com — Pakar keamanan Siber, Pratama Persadha mengatakan viralnya video ambulans milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan PMI yang semula diduga mengangkut batu dan perusuh oleh akun sosial media milik TMC Polda Metro Jaya bisa termasuk penyebaran hoaks. Polda telah meminta maaf soal kekeliruan tersebut.

“Itu akun Polda termasuk penyebar hoaks sebenarnya,” kata Pratama saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Menurut Pratama, pada prinsipnya semua pihak bisa menjadi penyebar atau memproduksi hoaks, baik sengaja maupun tidak disengaja. Kalau pun disengaja, lanjut dia, bisa terjadi karena ada penyediaan informasi yang kurang baik sehingga terjadi kesalahan informasi ..

Ketua Lembaga Riset Keamanan Siber dan Komunikasi CISSReC itu menilai unggahan tuduhan ambulans DKI mengangkut batu sebagai tuduhan serius. “Seharusnya akun aparat kepolisian tidak bertindak layaknya buzzer politik,” katanya.

Ia mengatakan seharusnya akun aparat kepolisian ikut menjadi akun media sosial yang mencerahkan, mengklarifikasi, bukan malah ikut memanaskan suasana.

“Yang jadi pertanyaannya, lanjut dia, apakah sang admin ada di lokasi? Darimana konten ambulans ditangkap itu didapat, itu yang perlu ditelusuri,” katanya.

Menurut dia, sebelum akun TMC mengunggah sudah ada akun buzzer yang mengunggah. Apabila akun resmi tersebut mengambil konten dari akun buzzer, jelas hal tersebut sangat berbahaya.

Dengan adanya kejadian ini, Pratama menyarankan harusnya ada mekanisme konten yang diunggah harus melewati jalur jelas. Kalaupun informasi itu didapat dari sesama aparat kepolisian, bisa ditelusuri.

Terkait permintaan maaf Polda Metro Jaya atas kekeliruan unggahan tersebut, Pratama mengatakan maaf sangat diperlukan. Polisi juga harus menjelaskan kronologi mengapa hal itu bisa terjadi. “Karena masyarakat harus dipuaskan rasa ingin tahunya,” ujarnya.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.