Kamis, 24 September 2020

Usung “Fun, Unity, Harmony”, Jamnas VW Indonesia ke-50 Kukuhkan Semangat Bersatu-Bersaudara

Usung “Fun, Unity, Harmony”, Jamnas VW Indonesia ke-50 Kukuhkan Semangat Bersatu-Bersaudara

Hingga pukul 19.30 WIB, panitia Jamnas telah mencatat ada sebanyak 1.247 aneka model VW klasik datang memenuhi area Buperta yang luas. Jumlah tersebut dihitung berdasarkan unit VW yang masuk gerbang utama lokasi acara dan ditempeli stiker nomor peserta sebagai kode sudah terhitung unitnya.

“Kemungkinan besar akan terus bertambah karena teman-teman dari luar kota terus mengalir masuk hadir di sini,” imbuh Rommy Pribadi dari Klub VW Type-3 yang mengatur dan menghitung unit VW yang masuk lokasi acara.

Acara Jamnas VIA ke-50 juga dihadiri oleh Jaksa Agung, H.M. Prasetyo yang juga dikenal sebagai pehobi VW klasik.

Prasetyo mengungkapkan pengalamannya selama memiliki dan merawat VW klasik. Di atas panggung dirinya mengungkapkan, kalau hobinya tersebut mengalahkan popularitasnya sebagai Jaksa Agung.

“Banyak orang yang lebih menanyakan hobi mobil klasik saya, khususnya VW, ketimbang tugas saya sebagai Jaksa Agung,” senyum Prasetyo.

“Saya ada beberapa mobil klasik, tapi lebih senang dilihat sebagai penggemar VW,” sambung pemilik Morris dan Cevrolet Belair ini.
Menurut Jaksa Agung RI ini.

ketertarikannya pada VW dan komunitasnya karena selain kendaraannya punya nilai eksotis tinggi, juga punya persaudaraan dan solidaritas tinggi, semuanya merasa sama derajatnya dalam persaudaraan VW.

“VW klasik harus terus dilestarikan dan ditularkan ke sekitar kita. Kalau ke mana-mana pakai VW, semua orang pasti merhatikan kita karena mobil tua makin dirawat makin dilirik. Punya nilai yang beda dibanding kendaraan lain,” imbuh Prasetyo.

Dalam kesempatan seremonial pembukaan acara, Nanan menegaskan bahwa kegiatan ajang temu penggemar VW seluruh Indonesia ini bisa dimanfaatkan untuk merajut kembali rasa kebangsaan kita sebagai wujud kecintaan pada NKRI.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.