Thursday, 21 November 2019

Ketika Air Mata Mahasiswa dan Darah Wamena, Dijawab Konser Istana

Ketika Air Mata Mahasiswa dan Darah Wamena, Dijawab Konser Istana

Jakarta, Swamedium.com — Pak.. Mahasiswa rusuh, anak STM ikut rusuh. Korban dari mahasiswa 2 orang meninggal dunia karena peluru tajam, dan puluhan lainnya terluka karena tindakan aparat. Apa solusinya pak…?

Dia hening, terlihat sibuk dengan urusan lain.

Pak..

Papua membara, wamena banyak korban di sana. Mereka butuh penanganan segera. Berikan solusi agar masalah di wamena bisa terselesaikan dan semua masyarakat papua bisa aman beraktifitas. Ada undangan buat bapak untuk datang kesana. Sudikah bapak datang ke papua..?

Dia kembali tak berkata, hanya melakukan aksi bersepeda bertandem ibu negara. Tersenyum seolah semua ancaman perpecahan negeri tidak ada.

Lalu, kemarin dirinya mengundang para musisi yang mempunyai nama di jamannya. Ada sebuah kesepakatan yang di jalankan. Menggelar konser kebangsaan, yang tanggalnya kebetulan sesuai hari pelantikan.

Tanggal 18-20 acara di rencanakan. Penutupan acara, tanggal 20 oktober dimana dirinya di lantik untuk ke-2 kalinya.

Ada apa ini pak?

Kami meminta solusi, kami meminta penanganan dan kerja atas keributan selama 1 bulan ini. Mengapa justru konser artis tua yang di majukan? Jika konser kebanggsaan itu bertujuan merekatkan kembali persatuan dan kesatuan, mengapa cibubur yang di pilih sebagai lokasi?

Mengapa bukan wamena di mana persatuan NKRI sedang terancam di sana?

Benar-benar tak ada hati. Baik presiden maupun para musisi tua itu sama saja. Bangga karena di undang ke istana, membuat mereka mengangguk apa saja permintaan kepala negara. Saya pikir, ada sesuatu di istana yang membuat orang akan selalu mengangguk setuju atas apa yang di bicarakan di sana.

Ketua buruh yang keras suaranya, kemarin pun menjadi lunak berkata. Istana horor, menyimpan aura mistia karena bisa mengubah pemikiran orang kala air minum sudah masuk tenggorokan.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.