Monday, 11 November 2019

Munarman Dituduh Hapus CCTV, DKM Al Falaah: CCTV dan Servernya kan diambil polisi

Munarman Dituduh Hapus CCTV, DKM Al Falaah: CCTV dan Servernya kan diambil polisi

Jakarta, Swamedium.com — Anggota Dewan Pembina Masjid Al-Falah, Haji Iskandar mengklaim tidak mengetahui sama sekali kalau Sekretaris DPP FPI Ustadz Munarman memerintahkan Sekretaris DKM Masjid Al-Falah berinisial S untuk menghapus rekaman CCTV. Haji Iskandar hanya mengetahui kalau CCTV Masjid Al-Falah telah disita aparat kepolisian.

“Wah itu saya tidak tahu. Kalau yang saya tahu itu CCTV kita diambil polisi,” kata Haji Iskandar saat ditemui di Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat, Selasa (8/10/2019).

Menurutnya, dua hari pasca kejadian adanya relawan Jokowi bernama Ninoy Karundeng diamankan dari amukan massa ke dalam Masjid Al-Falah, ada petugas polisi yang datang dan meminta rekaman CCTV berikut servernya.

Haji Iskandar mengungkapkan kalau dirinya tidak mengetahui terkait kabar adanya perintah Ustadz Munarman untuk menghapus rekaman CCTV Masjid Al-Falah.

“Yang saya tahu itu polisi datang dua hari kemudian, kalau tidak salah hari Rabu (2/9) diambil CCTV kita termasuk servernya,” katanya.

Dari pantauan Suara.com di lokasi, terdapat sebanyak 5 unit CCTV yang terpasang di Masjid Al Falah. Dua unit CCTV tampak terpasang di lantai dasar Masjid Al-Falah. Sedangkan tiga unit lainnya terpasang di lantai 2 Masjid Al-Falah.

Sebelumnya, Ustadz Munarman disebut-sebut telah memerintahkan seseorang untuk menghapus rekaman CCTV Masjid Al-Falah, Pejompongan, Jakarta Pusat, tempat di mana Ninoy Buzzer Jokowi diduga diculik dan dianiaya massa.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yowono menyampaikan, orang yang diperintahkan Munarman untuk menghapus rekamam CCTV itu tak lain adalah S, satu dari 13 orang tersangka terkait kasus penculikan dan penganiayaan terhadap Ninoy.

Terkait hal itu, polisi juga telah memeriksa Munarman pada Rabu (9/10/2019).

“Dia (tersangka S) melaporkan semuanya kepada Bapak Munarwan. Selanjutnya, dia juga dapat perintah untuk menghapus (rekaman) CCTV dan tidak menyerahkan semua data kepada pihak kepolisian,” kata Argo.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.