Sunday, 20 October 2019

The Simpang Siur

The Simpang Siur

Bandung, Swamedium.com — Jika dalam film The Santri terjadi kontroversi soal benarkah ajaran toleransi dalam Islam seperti itu, maka dari kejadian penusukan seorang menteri “mbah” politik hukum dan keamanan timbul kontroversi begitukah tayangan intoleransi dan radikal ? Lalu muncul beragam berita yang tidak sama sehingga jadilah seperti thriler film “The Simpang Siur”.

Ada berita Wiranto dan Kapolsek ditusuk. Ada berita bahwa Wiranto tidak apa apa, yang luka hanya Kapolsek. Adapula yang menyebut Wiranto terluka tapi tidak berdarah. Ada lagi sudah diperban di dalam mobil. Perban sebelum kejadian. Konon dioperasi di rumah sakit. Ada yang memberitakan operasi cukup lama sampai 3 jam. Dijenguk Jokowi lalu mendeklarasikan perang lawan radikalisme. Penusuknya suami istri pasangan medan dan Brebes. Suami “cingkrang” menusuk lalu peran istri ” bercadar” apa ?

Beredar foto suami istri itu berendengan dengan polisi sebelum menusuk. Ngobrolkah mereka. Yang jelas kata pak Polisi di Betawi “cingkrang” dan “cadar” ini terpapar Isis. Ada berita JAD Cirebon ada lagi berita lain JAD Bekasi. Di medsos keluar viva.id bahwa Wiranto “akan” ditusuk di Banten. Hebatnya BIN telah memantau gerak si “terpapar Isis” itu sejak 3 bulan yang lalu. Awam berspekulasi jangan jangan “binaan”. Adalagi informasi penusukan ini berhubungan dengan pelantikan nanti. Semua menjadi simpang siur.

Sulit untuk mengklarifikasi. Humas manapun yang menyampaikan rakyat tetap bingung. Ada rasa tak percaya. Akhirnya rakyat menafsirkan sendiri sendiri berbarengan dengan isu yang sedikit sedikit “menguap”. Wiranto berjaya, berkarya, atau semakin tak berdaya. Dulu sewaktu 21-22 Mei Wiranto dumumkan oleh pak Polisi menjadi target yang akan “ditembak”. Kini Wiranto jadi target yang “ditusuk”. Memang pak Wiranto seperti spesialis sumber berita “hot news”.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.