Sunday, 20 October 2019

Oke Deh Kalo Begitu, Boss!

Oke Deh Kalo Begitu, Boss!

Jakarta, Swamedium.com — Begini, Boss…Ente bilang, “Hubungan saya dengan Pak Jokowi sangat mesra tapi banyak yang nggak suka.” Pede banget ente, Boss. Bedakan dong, Boss. Pendukung Jokowi itu umumnya mendukung Jokowi karena orang atau sosok Jokowi. Pokoknya walau langit runtuh, Jokowi harga mati. Pendukung ente beda. Mereka mendukung ente karena nilai bukan karena ente punya sosok. Kalau ente sudah membuang nilai itu, berarti ente sudah meninggalkan ente punya pendukung.

Jadi jangan kepedean dengan mengatakan, rekonsiliasi ini demi bangsa dan Negara. Agar bangsa ini tidak lagi terbelah. Jadi ente anggap kalau ente bermesraan dengan penguasa, pendukung ente juga ikutan mesra. Nggak gitu, Boss. Sebagian pendukung ente hanya akan mendukung kalau ente masih memegang nilai yang diamanatkan kepada ente, Boss.

Inget, Boss. Ente didukung oleh Ijtima Ulama. Ente paham dong…, pasti ada nilai-nilai islami pada nilai program yang ente genggam itu. Jadi, ini bukan soal ente sholat Jum’at dimana. Walaupun rival ente dipoto cekrak cekrek waktu sholat, jadi imam, ketemu ulama, masuk pesantren, pakai peci dan sarung, tapi kalau nggak menggengam nilai islami dalam kebijakannya ya sama juga bohong. Mungkin saja dia juga memegang nilai islami itu, tapi –husnuzonnya— jalannya berbeda. Bukan berarti ente mengusung khilafah seperti yang selama ini dituduhkan oleh para buzzer istana, tapi nilai-nilai Islam yang masih dalam koridor UUD 45 yang sudah diamandemen dan Pancasila. Paham kan, Boss? Pasti pahamlah. Ente kan kutu buku, pinternya nggak ketulungan.

Nah, kalau ente mau melepaskan nilai-nilai itu, apa salahnya ente lepas baik-baik. Walapun ente mau bercerai dengan sebagian pendukung ente, bercerailah secara baik-baik. Ente bisa lepas secara resmi nlai itu. Ente bisa bikin pidato resmi kaya gini :

Pages: 1 2 3 4 5

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.