Wednesday, 22 January 2020

Jokowi Umumkan Kabinet Baru: Rupiah Anjlok, IHSG Ambles

Jokowi Umumkan Kabinet Baru: Rupiah Anjlok, IHSG Ambles

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Joko Widodo (Jokowi) Rabu pagi ini (23/10/2019) memperkenalkan menteri-menteri yang mengisi kabinet 2019-2024 dengan nama kabinet Indonesia Maju. Banyak nama baru yang mengisi formasi menteri, khususnya menteri yang menjabat bidang ekonomi.

Hanya saja respons pasar tampaknya flat, artinya tak ada sesuatu yang mengejutkan. Data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) justru mengawali perdagangan hari ini di zona merah.

Pada pembukaan perdagangan, IHSG melemah 0,02% ke level 6.224,42. Pada pukul 09:30 WIB, indeks saham acuan di Indonesia tersebut telah memperlebar kekalahannya menjadi 0,19% ke level 6.213,53. Pada pukul 10.21 WIB, IHSG melemah 0,36% di level 6.202,84.

Asing bahkan mencatatkan net sell atau jual bersih hingga Rp 121,29 miliar di semua pasar, pasar reguler Rp 61,29 miliar dan pasar nego dan tunai asing net sell Rp 59,78 miliar.

Kinerja IHSG senada dengan seluruh bursa saham utama kawasan Asia yang juga sedang ditransaksikan di zona merah. Hingga berita ini diturunkan, indeks Nikkei terkoreksi 0,09%, indeks Shanghai melemah 0,19%, indeks Straits Times turun 0,52%, indeks Straits Times berkurang 0,35%, dan indeks Kospi jatuh 0,27%.

Adapun di pasar forex, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) penutupan pasar spot hari ini (23/10/2019) juga masih tertekan, meski dengan besaran yang lebih terbatas.

Pada Selasa (23/10/2019) pukul 10:00 WIB, US$ 1 dibanderol Rp 14.050, alias melemah 0,09% atau 13 poin dibandingkan posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya.

Berikut kurs dolar AS di pasar Non-Deliverable Forwards (NDF) pada pukul 09:56 WIB:

Periode Kurs
1 Pekan Rp 14.047,5
1 Bulan Rp 14.081,3
2 Bulan Rp 14.127,3
3 Bulan Rp 14.181,8
6 Bulan Rp 14.344,5
9 Bulan Rp 14.513,5
1 Tahun Rp 14.706,3
2 Tahun Rp 15.457,2

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.