Minggu, 24 Januari 2021

Bagaimana Anies Menyelamatkan Uang Rakyat

Bagaimana Anies Menyelamatkan Uang Rakyat

Jakarta, Swamedium.com — Mungkin PSI hadir untuk menunjukkan, betapa yang baik dan buruk itu memang harus tetap ada. Untuk menjaga kesimbangan kehidupan.

Banner Iklan Swamedium

Dalam hari-hari terakhir ini, di Jakarta kita bisa melihat kenyataannya. PSI yang dengan niat menjadi pahlawan hendak membuka kesalahan-kesalahan dalam APBD DKI, ternyata cuma pahlawan kesiangan.

Jauh hari sebelum PSI mengaku menemukan berbagai kejanggalan dalam Rancangan Anggaran Perencanaan dan Belanda Daerah (RAPBD) DKI, Anies ternyata sudah memblejetinya. Tak tanggung-tanggung, dia melihat angka-angka yang ajaib itu cukup banyak.

Misalnya, dia melihat keanehan anggaran salah satu suku dinas di Jakarta Timur yang melonjak 800%. Dari semula 35 M, ke 1,6 Triliun. “Ini untuk belanja-belanja alat tulis kantor. Ini yang dikumpulkan angkanya baru yang di atas 1 M.”

Anies memberikan arahan kepada jajarannya agar memanfaatkan APBD untuk rakyat. “Ini bukan buat us.”

Ada banyak sekali angka yang Anies paparkan. Anies memberikan arahan dengan geram. Tetapi, tidak ada makian, tidak ada hinaan di sana. Tetapi dengan begitu malah lebih ngeri. “Ini, Bapak/Ibu ulang, you’re out! Karena tidak bisa menjelaskan ke diri sendiri, tidak bisa menjelaskannya kepada publik, apalagi menjelaskannya kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Tidak bisa!”

Anies mengadakan rapat untuk menyisir RAPBD ini pada 23 Oktober 2019. Jauh dari berisiknya PSI yang seakan membongkar RAPBD. Anies sudah terlebih dahulu menemukan kejanggalan-kejanggalan tersebut dan memintanya untuk mencoret dan mengoreksinya sesegera mungkin.

Anies melawan ‘energi jahat’ yang PSI semburkan itu dengan tenang dan kalem. Dengan senyumnya yang khas, Anies sudah lebih terbukti berhasil menyelamatkan uang rakyat.

Sumber: https://www.instagram.com/p/B4PgohHHRQs/?igshid=1lgbtm6cf67o3

Video Anies Memblejeti Anggaran
.

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita