Selasa, 14 Juli 2020

Pidato Mimpi Jokowi

Pidato Mimpi Jokowi

Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Joko Widodo (kiri) dan KH Ma'ruf Amin (kanan) memberikan keterangan terkait Pilpres 2019 di Jakarta.

Jakarta, Swamedium.com — Jokowi menyebut dalam pidatonya pasca pelantikannya beberapa hari yang lalu, bahwa pendapatan rakyat Indonesia di tahun 2045 sebesar Rp 27 juta per kepala per bulan. Pidato yang yang indah dan manis. Pidato yang memberikan mimpi kepada rakyat. Mimpi yang seolah indah, namun tak akan indah dalam kenyataan. Kenapa bisa begitu?

Anda tau, bahwa pendapatan Rp.27 juta per bulan per orang itu baru terlaksana 26 tahun yang akan datang. Jika kita mau realistis, dengan pendapatan Anda saat ini –mengacu pada UMP dan UMR saat ini– di kisaran Rp.3-4 jutaan per bulan, ketika hidup di 26 tahun yang lalu, maka Anda termasuk orang kaya. Anda menjadi seorang jutawan. Karena jarang sekali orang mendapatkan penghasilan Rp.3-4 juta per bulan di 26 tahun yang lalu.

Sebagai gambaran, kondisi keluarga saya sendiri di 26 tahun yang lalu –kemungkinan besar berbeda dengan kondisi Anda dan keluarga di waktu yang sama. Abah saya yang hanya seorang Kyai atau ustadz kampung, dengan pendapatan yang tak pasti setiap hari atau tiap bulannya, masih mampu menghidupi kami sekeluarga dan membiayai sekolah semua anak-anaknya yang berjumlah 8 orang.

Pada 26 tahun yang lalu, dengan uang dua ribu perak, umi saya masih bisa belanja beras, sayur dan tempe untuk makan kami sekeluarga dalam satu hari. Artinya, dengan pendapatan kurang dari Rp.100 ribu setiap bulannya, abah saya masih bisa menghidupi kami sekeluarga. Selain untuk makan, pendapatan yang kurang dari seratus ribu tersebut juga untuk bayar listrik dan bayar uang SPP bulanan kami, anak-anaknya.

Dan sekarang, dengan uang dua ribu perak, apa yang bisa Anda dapatkan? cuma bisa kebeli kerupuk kalengan sebiji. Hanya bisa untuk kencing di toilet umum sekali masuk.

Pages: 1 2 3 4

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.