Sabtu, 06 Juni 2020

AA, Dosen Gila di Depok?

AA, Dosen Gila di Depok?

Foto: Syahganda Nainggolan. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Ade Armando, AA, dosen Fisip di Depok, kelihatannya sudah gila?. Pada hari ini, seperti diberitakan media, dia mengakui mengunggah foto Anies Baswedan, Gubernur Jakarta, dengan wajah Joker.

Wajah Joker ini adalah wajah yang memerankan dunia kejahatan, manusia gila, psikopat, anarkis dan tega membunuh ibunya sendiri. Fahira Idris, wakil rakyat Jakarta untuk Dewan Perwakilan Daerah RI, melaporkan AA ke polisi, karena AA dianggap menghina Gubernur Jakarta tersebut.

Mengapa AA dapat disebut dosen gila? Dia mungkin gila karena terobsesi pada manusia gila, Joker, yang hanya ada didunia film hiburan, untuk disematkan pada sosok manusia di dunia nyata.

Selain terobsesi pada sosok dan peran gila itu, dia juga nenyematkan karakter orang gila dan jahat itu pada seorang Gubernur, yang penstempelannya dilakukan secara membabi buta. John Hinkley, misalnya dulu, karena terinspirasi dari film “Taxi Driver” menembak Presiden Amerika, Ronald Reagan. Hinkley kemudian diketahui gila (mental illness).

Ade sendiri sering dilaporkan polisi karena menjadi orang utama dalam memproduksi “hate speech” beberapa tahun belakangan ini. Namun, dalam penjelasannya ke masyarakat, Fahira Idris berharap Idham Azis, Kapolri baru, yang menurut Fahira lebih relegius, dapat memproses secara hukum untuk “hate speech” AA terkait Anies ini. Selama ini terkesan polisi melindungi Ade.

Menurut Dr. Ahmad Yani, SH, mantan tokoh komisi 3 DPR RI, dalam diskusi di Menteng Club sore tadi, yang siap ditunjuk untuk menjadi pengacara Anies Baswedan, Ade dapat dijerat pasal berlapis, seperti menyebarkan rasa kebencian dna permusuhan, menyebarkan kebohongan, fitnah dan pencemaran nama baik, makar terhadap pemerintahan Provinsi DKI, dll.

Dalam masyarakat akademis, khususnya dosen, verifikasi dan falsifikasi adalah instrumen objektif untuk menjelaskan suatu peristiwa atau observasi. Tuduhan yang disematkan pada Gubernur Anies, oleh Ade, terkait kacau balau anggaran di DKI.

Pages: 1 2 3

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.