Friday, 22 November 2019

Memasuki Pasar Global, Muhammadiyah Selenggarakan International Business Forum

Memasuki Pasar Global, Muhammadiyah Selenggarakan International Business Forum

Denpasar, Swamedium.com – Globalisasi menjadikan ruang komunikasi semakin terbuka dan disparitas interaksi manusia menjadi semakin sempit, maka diperlukan kejelian dalam memaknai setiap realitas tersebut dalam peluang dan aktifitas ekonomi yang mampu membawa perubahan kesejahteraan bagi kehidupan manusia.

Berangkat dari dasar pemikiran tersebut, Majelis Ekonomi dan Kewirausahaan Pimpinan Pusat Muhammadiyah (MEK–PPM) pada tanggal 25 – 27 November 2019 menggelar acara “Muhammadiyah International Business Forum (MIBF)” dengan tema Menjalin Sinergisitas Ekonomi Ummat Menuju Indonesia Yang Mandiri, di Harris Hotel and Conventions Jln. H.O.S Cokroaminoto Denpasar, Bali.

MIBF, kata Ketua MEK – PPM Mohammad Najikh, merupakan rangkaian konsolidasi ekonomi yang dilakukan oleh Muhammadiyah dalam rangka meneguhkan kembali pilar ketiga (Ekonomi) Muhammadiyah yang merupakan amanah Muktamar Muhammadiyah ke–47 thn 2015 di Makassar, Sulawesi Selatan.

“Jadi dengan adanya MIBF ini, kami ingin semua basis kekuatan dan jaringan yang dimiliki oleh MEK–PPM bisa bertemu untuk saling melakukan elaborasi dan memanfaatkan potensi ekonomi untuk bersama–sama mengembangan gerakan dakwah Muhammadiyah,” terang Najikh dalam keterangan tertulis yang diterima Swamedium.com, Selasa (5/11).

Melalui MIBF, MEK–PPM ingin mengajak kepada jaringan kekuatan ekonomi Muhammadiyah bagaimana dalam mengembangkan pilar ketiga itu dengan keluar dari kotak pandora, artinya sudah saatnya warga Muhammadiyah untuk berinteraksi dengan pasar global. Hal itu tak lepas dari jaringan Muhammadiyah yang sudah banyak mengglobal diberbagai negara serta kemajuan teknologi dan informatika yang mengharuskan agar Muhammadiyah untuk berinteraksi dengan pasar global. Maka dari itu, dengan adanya MIBF, MEK–PPM ingin mempercepat akselerasi tersebut sehingga implementasi pilar ketiga bukan sekedar menembus ranah domestik saja tapi juga untuk pasar global.

Dalam rangkaian acara MIBF nantinya, Najikh mengungkapkan, akan dihadiri oleh para narasumber dari mancanegara yang ingin bersinergi bisnis dengan Muhammadiyah, kemudian para menteri dari Kabinet Indonesia Maju serta Bank Indonesia (BI) juga akan menyampaikan tentang kebijakan–kebijakan ekonomi dan entrepreneur Indonesia kedepan. Kemudian tak kalah pentingnya pula diacara MIBF para praktisi dan ekonom Muhammadiyah seperti Sutrisno Bachir (inspiratory Pengusaha nasional), Hendri Saparini (Pakar ekonomi), Dahlan Iskan, Teguh Wahyudi (pengusaha International), Sandiaga Salahuddin Uno, Nurhayati Subakat (Owner Wardah Kosmetik) akan memeriahkan acara tersebut.

Pages: 1 2

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.