Senin, 18 Januari 2021

UAS Ungkap Tiga Syarat Menjadi Milenial yang Shaleh

UAS Ungkap Tiga Syarat Menjadi Milenial yang Shaleh

Foto: Ustadz Abdul Somad sedang menyampaikan ceramah. (ist)

Jakarta, Swamedium.com — Masjid Jami Alwiqoyah Jagakarsa, Jakarta Selatan menghadirkan Ustadz Abdul Somad (UAS) dalam kajian yang bertajuk “Milenial yang Shaleh”, pada Selasa (5/11/2019).

Banner Iklan Swamedium

Meski acara baru dimulai bakda zuhur itu, namun sejak pukul 09.00 pagi, jalan Raya Jagakarsa dipadati dengan ribuan jamaah.

Di hadapan umat yang membludak, UAS menuturkan ada tiga syarat menjadi Millenial yang shaleh dan shalehah.

“Pertama, aqidahnya kuat. Tidak ada Tuhan selain Allah. Tertanam di jiwa dan terpancar dari seluruh anggota tubuh. Tiada menuhankan jabatan, pekerjaan, harta. Sebab di alam kubur yang ditanya bukan golongan pangkat, tapi iman kepada Allah. Sehingga mampu mengatakan TIDAK bila ada ajakan maksiat karena aqidahnya kuat,” kata UAS.

Kedua, lanjut UAS, milenial harus istiqomah dalam keadaan apapun. Ketika senang, bahagia, selalu istiqomah ingat Allah dengan cara bersyukur. Tetap berzikir sebagai rasa syukur dan merasa dekat dengan Allah.

“Maka ketika sedih, merasa menderita, atau mendapat godaan, tetap istiqomah ingat Allah untuk selalu meminta pertolongan. Zikir semakin kuat karena sudah terbiasa berzikir. Sehingga mampu mengatakan TIDAK bila diajak maksiat karena selalu istiqomah,” papar UAS.

Berikutnya, Ketiga, kata UAS, berperilaku Akhlakul Karimah kepada siapapun. Berakhlak baik kepada orang tua dan guru itu biasa. Tapi harus juga berakhlak dengan orang lain baik yang seiman maupun yang beda agama. Berakhlak pada hewan dan tumbuhan. Bahkan kepada sungai, tanah, dan alam semesta.
Sehingga mampu mengatakan TIDAK bila diajak maksiat karena memiliki akhlakul karimah.

“Maka para orang tua, lembaga pendidikan, dan pemerintah harus melakukan pembinaan kepada generasi muda agar menjadi milenial yang shaleh shalehah. Tercegah dari pergaulan bebas, narkoba, kriminalitas, dan kemaksiatan yang lain,” jelas UAS.

“Generasi (muda) yang kuat akan membentuk pemimpin pemimpin hebat untuk bangsa dan negara,” imbuhnya.

Selain itu, UAS juga mengingatkan tiga ciri-ciri manusia yang kerap ditemui dalam rangka pembentukan generasi milenial yang shaleh dan shalehah. Ketiga ciri itu, dijabarkan UAS.

“Pertama, Fasik. Bersyahadat, Islam tapi tak mau ibadah.”

“Kedua, Munafik, Bersyahadat, tapi tak suka pada ajaran Islam.”

“Ketiga, Murtad. Bersyahadat, lalu keluar dari keimanan.”

UAS pun mengajak jamaah untuk mengisi waktu luang dengan memperbanyak zikir, membaca Al Quran, melakukan hal-hal yang disunnahkan Rasulullah SAW.

“Jangan membuang waktu. Sebab mati bisa kapanpun. Agar kita siap saat sakaratul, mampu mengucap syahadat karena terbiasa mengucap nama Allah,” tegas UAS. (Nuy Nagiga/jurnalis warga)

Banner Iklan Swamedium

Related posts

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Fakta Berita